HARIAN.FAJAR.CO.ID, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kelurahan Macorawalie melaksanakan program pembangunan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di UPT Puskesmas Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu, 1 Agustus.
Program ini merupakan salah satu upaya mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Kebun TOGA dibangun sebagai media edukasi yang memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi sarana pembelajaran, keberadaan kebun TOGA di lingkungan puskesmas diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif sekaligus menghidupkan kembali budaya memanfaatkan tanaman obat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menanam 10 jenis tanaman obat, yakni jahe, kunyit, kumis kucing, meniran hijau dan merah, lengkuas, kencur, sereh, pecah beling, sambiloto, serta bawang dayak. Seluruh tanaman dipilih karena memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan dan relatif mudah dibudidayakan sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan lahan, penataan area tanam, hingga penanaman bibit secara gotong royong bersama pihak puskesmas. Setelah proses penanaman selesai, mahasiswa memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat mengenai nama tanaman, manfaat kesehatan, serta cara pemanfaatan sederhana dari masing-masing tanaman obat.
Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sekaligus mendorong pemanfaatannya sebagai bagian dari penerapan pola hidup sehat.
Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Rappang, Muhammad Takwir Senni, S.K.M., mengapresiasi program yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin atas terlaksananya program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di UPT Puskesmas Rappang. Kami siap menjaga, merawat, dan melanjutkan pemanfaatan kebun TOGA yang telah dibuat,” ujarnya.
Sementara itu, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kebun TOGA yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan sebagai media edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkaya lingkungan puskesmas dengan tanaman yang bermanfaat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk membudidayakan tanaman obat di pekarangan rumah masing-masing.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan melalui sinergi dengan tenaga kesehatan serta pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. (*)





