BGN Setuju Usulan Bulog soal MBG Pakai Beras Premium Fortifikasi

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyetujui usulan Perum Bulog untuk mengembangkan beras premium yang mengandung vitamin (fortifikasi) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia menilai usulan tersebut untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MBG, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan pasokan beras.

“Usulan dari Bulog tadi, kami memandang positif, terkhusus untuk daerah-daerah yang memang misalnya jangkauan atau persebaran atau stok berasnya memang dirasa minim,” ucap Sudaryono dikutip Sabtu (1/8/2026).

Sudaryono mengatakan keterlibatan Bulog diperlukan untuk mencegah terjadinya gangguan pasokan yang dapat menyebabkan kenaikan harga beras di daerah.

“Jangan sampai kemudian ada dapur, ada SPPG, ada kegiatan MBG di situ, mengambil katakanlah beras lokal ya, atau beras yang beredar di situ, kemudian menjadi gejolak kenaikan harga di kabupaten atau wilayah itu,” jelasnya.

Sudaryono menuturkan BGN ingin menempatkan Bulog sebagai buffer stock atau penyangga jika terjadi kekurangan pasokan beras di beberapa daerah.

Meski demikian, dia mengatakan pelaksanaan MBG akan tetap memprioritaskan memakai bahan pangan dari daerah setempat.

“Jadi kami ingin memastikan bahwa memang MBG ini bukan hanya memberi gizi, tapi juga bisa memutar atau mendorong ekonomi lokal,” pungkas Sudaryono. (saa/muu)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Spider-Man: Brand New Day Jadi Film Pertama yang Diproduksi Khusus untuk ScreenX
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kondisi Rambut yang Mencerminkan Kesehatan Tubuh
• 8 menit lalubeautynesia.id
thumb
BULOG Perkuat Edukasi Standar Mutu Beras agar Konsumen Mampu Membedakan Kelas Premium dan Medium
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Trump Ancam Hantam Iran Sangat Keras, Bertekad Menang Perang
• 4 jam laludetik.com
thumb
Unbeaten di Fase Grup Piala Presiden 2026, Luka Menalo Puji Kinerja Skuad Persib Bandung di Masa Pramusim
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.