Polisi Belum Bisa Komunikasi dengan Keluarga Atlet Golf Jesslyn

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi telah menghubungi keluarga atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban penculikan. Polisi mengungkap pihaknya belum bisa berkomunikasi dengan keluarga Jesslyn.

"Nah ini kami juga masih meminta waktu kepada pihak keluarga baik itu kerabat dekat, orang tua, untuk memberikan informasi respon terkait tentang adanya informasi ataupun isu tentang penculikan ini. Karena yang tahu persis kan pihak keluarga. Saat sekarang penyelidik masih coba untuk mendalami tetapi masih belum bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Budi mengatakan pihak keluarga Jesslyn belum merespons kepolisian. Meski demikian, ia mengatakan laporan terhadap polisi ini telah dicabut.

"Ya, sampai sejauh ini pihak keluarga masih belum mau merespon jawab. Nah, kita serahkan, apakah ini tentang persoalan internal, kita serahkan kepada pihak keluarga. Biar keluarga yang menjawab," ujarnya.

Baca juga: Tanda Tanya Atlet Golf Jesslyn Wijaya 'Diculik' Terungkap

Sebagai informasi, peristiwa dugaan penculikan itu dilaporkan terjadi pada Senin (13/7/2026) malam. Laporan dugaan penculikan itu kini telah dicabut, namun Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan penyelidikan. Hasil penelusuran sementara, Jesslyn ternyata terbang ke luar negeri bersama ibu dan tantenya.

"(Terbang) Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok," ujar AKBP Roby Saputra saat dihubungi wartawan, Kamis (23/7/2026).

AKBP Roby mengatakan sejauh ini pihaknya belum bisa berkomunikasi dengan keluarga Jesslyn. Pihak kepolisian belum bisa memastikan dugaan penculikan Jesslyn.

Calon Suami Tak Percaya Diculik

Calon suami Jesslyn, Evan (37), tidak yakin soal kabar penculikan tersebut. Kuasa hukum Evan, Andi Darti, mengatakan Jesslyn akan menikah dalam waktu dekat dengan kliennya. Dia menyebut Jesslyn sudah lama tidak tinggal bersama keluarga.

"Dia keluar dari rumah orang tuanya. Dia hidup di apartemen, tinggal di apartemen di daerah Pluit, sudah hampir 10 bulan. Nah, si Jesslyn ini itu juga dalam waktu dekat juga akan segera menikah dengan Evan," kata Andi Darti, Rabu (22/7).

Baca juga: Atlet Golf Jesslyn Wijaya 'Diculik' Orang Suruhan Ibu, Apa Motifnya?

Dia mengatakan Evan sempat mengantar Jesslyn membeli kue hingga ke restoran tempat perayaan ulang tahun (ultah) neneknya pada Senin (13/7). Darti mengatakan Jesslyn awalnya tidak merespons undangan ultah tersebut.

Kemudian, Jesslyn datang ke acara tersebut setelah teman dekatnya meneruskan undangan ultah dari tante Jesslyn. Evan lalu mengantar pacarnya ke restoran tersebut dan menunggu tidak jauh dari lokasi acara.

"Saat itu Jesslyn diminta untuk membawa kue ulang tahun. Nah, terus Jesslyn datang, sempat membeli kue ulang tahun bersama dengan pacarnya, Evan," ucapnya.

Evan masih berkomunikasi dengan Jesslyn sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, Evan mulai tidak dapat menghubungi Jesslyn sekitar pukul 21.30 WIB hingga akhirnya mendatangi restoran tempat acara ultah keluarga Jesslyn.

Baca juga: Polisi Belum Bisa Komunikasi dengan Atlet Golf Jesslyn di LN: HP Tak Aktif

Di dalam restoran, Evan masih melihat kue ultah yang dibeli Jesslyn. Dia lalu meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi, mulai dari kerabat, tukang parkir, hingga pegawai restoran. Saksi menyebut Jesslyn diculik orang tidak dikenal.

"Nah, akhirnya dia diberi tahu ada peristiwa Jesslyn diikat matanya, dibekap, baru digendong secara paksa, dimasukkan ke mobil. Jesslyn sempat memberontak, minta tolong, sempat keluar dari mobil tetapi didorong lagi," ceritanya.

Evan terus berupaya menghubungi Jesslyn lewat ponsel, e-mail, hingga media sosial, tetapi tidak mendapatkan respons. Dia sempat melacak sinyal ponsel Jesslyn.

"Evan juga minta tolong ke temannya untuk mencari tahu posisi HP-nya Jesslyn. Menurut Evan, HP-nya masih memancar dari rumah orang tuanya yang di Ancol, yang di Puri Jimbaran," kata Darti.

Evan lalu melapor ke polisi dan ikut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ke restoran. Namun, mereka tidak menemukan rekaman CCTV karena perangkatnya rusak. Evan pun menaruh kecurigaan.




(mib/aud)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Abraham Samad & IPW Soroti Kematian Sutrimo, Bagian Teka-Teki Kasus Eks Jampidsus?
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
MPR RI: Identitas Budaya Tau Samawa adalah Kekayaan Nasional
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tak Cuma Penang, KMI Healthcare Kenalkan 2 Destinasi Wisata Medis Baru Malaysia
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sid Wilson Dipecat dari Slipknot
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Duka, Balita yang Butuh Donor Darah Langka Meninggal Sabtu Pagi
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.