JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebutkan, kepolisian sudah berupaya meminta keterangan terhadap keluarga atlet golf Jesslyn Wijaya terkait dugaan penculikan.
“Nah ini kami juga masih meminta waktu kepada pihak keluarga, baik itu kerabat dekat, orang tua, untuk memberikan informasi, respons terkait adanya informasi atau pun isu tentang penculikan ini,” kata Budi ditemui di kawasan Monumen Nasional, Sabtu (1/8/2026).
Namun, belum ada satu pun pihak keluarga yang bersedia diminta keterangannya terkait kasus ini.
Baca juga: Di Balik Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn, Ada Cinta yang Tak Direstui
Saat ini kepolisian masih menunggu respons dari pihak keluarga. Meskipun begitu, pihaknya masih tetap akan memberikan ruang agar dugaan penculikan yang berlatar masalah keluarga ini bisa diselesaikan secara internal.
“Ya sampai sejauh ini pihak keluarga masih belum mau merespons, menjawab. Nah kami serahkan apakah ini tentang persoalan internal, kami serahkan kepada pihak keluarga,” kata Budi.
Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra membenarkan adanya upaya penjemputan paksa Jesslyn dari Restoran Saung Kita yang berlokasi di Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Baca juga: Motif Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Terungkap, Keluarga Tak Restui Hubungan
"Memang benar ada kejadian sesuai dengan yang dilaporkan, yaitu peristiwa membawa korban atas nama J oleh empat atau lima orang ke mobil secara paksa," tutur Roby dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
serangkaian proses untuk memastikan apakah ada perbuatan pidana atau tidak dalam peristiwa ini.
Ia pun memastikan bahwa pihaknya tidak akan menghentikan proses penyelidikan sampai memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta menemukan fakta sebenarnya dari peristiwa ini.
Baca juga: Polisi Ungkap Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dijemput Paksa Orang Suruhan Ibunya
“Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat masih belum menghentikan penyelidikan sampai kami dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, dan juga memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana," ucap Roby dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
Roby menjelaskan, berdasarkan hasil pelacakan, polisi mendapati bahwa Jesslyn saat ini berada di luar negeri.
"Setelah kita lakukan rangkaian kegiatan, ternyata yang bersangkutan kejadian tersebut tanggal 13, tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes perjalanan yang kami terima," kata Roby.
Baca juga: Calon Suami Ungkap Atlet Golf Jesslyn Pernah Laporkan Perlakuan Keluarga ke Komnas Perempuan
Adapun, Roby menyebut perjalanan Jesslyn ke luar negeri tersebut ternyata dilakukan bersama dua orang keluarganya.
"Berdasarkan informasi tersebut, J diketahui melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," kata Roby.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian kini melayangkan panggilan kepada anggota keluarga Jesslyn untuk diperiksa memberikan keterangan resmi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




