Rencana FIFA Lepas Saham Piala Dunia Gagal, UEFA hingga AFC Kompak Menolak

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Rencana FIFA untuk melepas sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor eksternal resmi dibatalkan setelah mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia, termasuk UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dikutip dari Bloomberg pada Sabtu (1/8), Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan keputusan diambil setelah usulan tersebut justru memicu perpecahan di kalangan pemangku kepentingan sepak bola internasional.

"Setelah mendengarkan dengan seksama seluruh pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari seberapa besar dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai sejak awal," kata Infantino dalam pernyataannya, Jumat (31/7).

Sebelumnya, FIFA berencana membentuk entitas komersial baru yang bakal mengelola hak media dan hak komersial, termasuk Piala Dunia. Lewat skema itu, FIFA ingin menarik dana investasi eksternal hingga USD 4,2 miliar berdasarkan valuasi entitas sekitar USD 20 miliar.

Namun, rencana itu memicu penolakan luas. UEFA bahkan disebut mengancam akan memboikot Piala Dunia apabila FIFA tetap melanjutkan proyek tersebut.

UEFA, Concacaf, dan AFC menilai proposal disusun tanpa konsultasi yang memadai. Mereka khawatir masuknya modal swasta akan mengubah tata kelola FIFA, prioritas organisasi, hingga mekanisme distribusi pendapatan kepada asosiasi anggota.

Penolakan juga datang dari sejumlah klub elite Eropa, seperti Real Madrid, Juventus, Bayern Munich, dan Borussia Dortmund. Mereka menilai skema monetisasi berpotensi mempengaruhi turnamen FIFA lainnya, termasuk Piala Dunia Antarklub.

Bahkan, sejumlah eksekutif internal FIFA dikabarkan ikut menyuarakan keberatan. Salah seorang pejabat organisasi itu menyebut staf FIFA telah ‘disesatkan’ terkait proposal dan menyerukan agar rencana ditolak.

FIFA sebelumnya menegaskan pembentukan entitas baru bukan berarti menjual organisasi atau Piala Dunia kepada investor. Menurut FIFA, kendaraan investasi ini dirancang untuk meningkatkan nilai hak media dan komersial, sekaligus memperbesar pendanaan bagi program pengembangan sepak bola serta distribusi dana kepada asosiasi anggota.

Infantino juga sempat menjanjikan tambahan pendanaan sebesar USD 12 juta untuk setiap asosiasi anggota selama siklus pesta sepak bola empat tahunan itu, sehingga total dana yang diterima mencapai USD 20 juta.

Selain itu, asosiasi juga bisa mengajukan tambahan pembiayaan hingga USD 20 juta untuk proyek jangka panjang seperti pembangunan stadion dan pusat pelatihan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kedatangan Prabowo-Gibran di Zikir dan Doa Kebangsaan Monas Dikawal Ketat, Jibom dan K9 Dikerahkan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Iptu Matalip Ungkap Kunci Raih Hoegeng Awards: Bekerja Bersama Hati
• 14 jam laludetik.com
thumb
Terpilih Secara Aklamasi, Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Gelombang Panas di Eropa, Hungaria Akan Menutup Pembangkit Nuklir
• 18 jam laludetik.com
thumb
Tekanan Biaya Hidup Ubah Cara Belanja Orang Indonesia, Tren Refill Economy Menguat
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.