Ekonomi Tiongkok Sedang Mengalami Resesi yang Lebih Dalam, Ketiga Indeks PMI Resmi Turun di Bawah 50 Pada Juli 

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com  Data ekonomi terbaru yang dirilis oleh Partai Komunis Tiongkok menunjukkan bahwa ketiga PMI utama turun di bawah ambang batas 50 poin pada Juli, menunjukkan pendinginan simultan di sektor manufaktur dan non-manufaktur, dan semakin memperburuk tanda-tanda resesi ekonomi.

Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan pada 31 Juli bahwa Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur resmi untuk bulan Juli turun tajam menjadi 49,2%. Ini adalah kontraksi pertama dalam aktivitas manufaktur sejak Februari tahun ini.

Angka ini jauh lebih rendah dari angka Juni sebesar 50,3%, tidak hanya kembali ke wilayah kontraksi tetapi juga jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 50%, yang mencerminkan terus melemahnya permintaan domestik, meningkatnya biaya, dan ketidakpastian eksternal yang secara bersamaan menekan aktivitas industri.

Di sektor non-manufaktur, Indeks Aktivitas Bisnis (PMI) turun dari 50,2% pada Juni menjadi 49%, turun di bawah ambang batas 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi, dengan aktivitas keseluruhan di sektor jasa dan konstruksi beralih ke kontraksi.

Sementara itu, indeks output PMI komposit juga turun dari 50,6% menjadi 49,3% pada Juli.

Para ahli industri percaya bahwa penurunan simultan ketiga indeks ini di bawah ambang batas 50 poin menunjukkan pendinginan simultan di sektor manufaktur dan non-manufaktur Tiongkok. Secara keseluruhan, aktivitas bisnis kehilangan momentum ekspansinya pada kuartal ketiga, dan tanda-tanda pelemahan ekonomi Tiongkok semakin terlihat.

Menghadapi kesulitan ekonomi ini, pimpinan tertinggi Partai Komunis Tiongkok merasa bingung. Pada pertemuan Politbiro yang diadakan sehari sebelumnya, para pejabat menyatakan akan “memperhatikan dengan saksama kesulitan dan tantangan dalam operasi ekonomi,” tetapi tidak mengumumkan langkah-langkah stimulus ekonomi skala besar untuk paruh kedua tahun ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Politik Non-Blok Indonesia Diakui Dunia, Korsel Sempat Minta Jadi Jembatan Dialog dengan Korut
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Ada Zikir dan Doa Kebangsaan Besok di Monas Jakpus, 1.263 Personil Gabungan Disiapkan
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Warga RI Masih Sulit Punya Rumah, Masuk Peringkat 166 dari 181 Negara
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tak Sekadar Menghibur, Rumah Sakit Jiwa dari Teater Koma Suguhkan Refleksi tentang Empati
• 22 jam laluherstory.co.id
thumb
Aldila waspadai pengalaman Klepac/Ninomiya pada final DC Open
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.