ExxonMobil Raup Laba USD14,68 Miliar di Kuartal II-2026, Sahamnya Sempat Turun

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Saham ExxonMobil sempat turun sekitar 2 persen dalam perdagangan pra-pasar Jumat (31/7/2026) setelah laporan pendapatan di bawah perkiraan rata-rata analis.

ExxonMobil Raup Laba USD14,68 Miliar di Kuartal II-2026, Sahamnya Sempat Turun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Saham ExxonMobil sempat turun sekitar 2 persen dalam perdagangan pra-pasar Jumat (31/7/2026) setelah perusahaan energi raksasa Amerika Serikat (AS) tersebut melaporkan pendapatan untuk kuartal kedua yang lebih rendah dari perkiraan rata-rata analis.

Perusahaan membukukan laba per saham (EPS) sebesar USD3,52, di bawah konsensus analis sebesar USD3,60. Total laba yang disesuaikan naik menjadi USD14,68 miliar untuk kuartal tersebut dari USD8,77 miliar setahun sebelumnya.

Baca Juga:
Industri Migas Diterpa Gelombang PHK, ExxonMobil Mau Pangkas 2.000 Pekerja

"Kuartal kedua dibentuk oleh gangguan, tetapi ditentukan oleh eksekusi. Pasar mendukung, tetapi kinerja kami mencerminkan kekuatan portofolio dan model operasi yang telah kami bangun selama bertahun-tahun,” kata Chairman dan CEO ExxonMobil, Darren Woods, dikutip dari Investing.com, Sabtu (1/8/2026).

Segmen Hulu (Upstream) merupakan kontributor terbesar, dengan laba yang disesuaikan sebesar USD9,19 miliar, naik dari USD6,27 miliar setahun sebelumnya. Laba bersih yang disesuaikan untuk Produk Energi hampir berlipat ganda menjadi USD4,10 miliar dari USD2,80 miliar, sementara laba bersih yang disesuaikan untuk Produk Kimia melonjak menjadi USD1,21 miliar dari USD110 juta.

Baca Juga:
Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Jaringan SPBU Milik ExxonMobil di Singapura

Produk Khusus meningkat menjadi USD969 juta dari USD651 juta. Segmen Korporasi dan Pembiayaan mencatatkan kerugian yang lebih kecil sebesar USD791 juta, menyempit dari kerugian USD1,05 miliar setahun sebelumnya.

Exxon mengatakan telah mencapai produksi Hulu tertinggi dalam lebih dari dua dekade, tidak termasuk dampak gangguan di Timur Tengah. Produksi mencapai 4,51 juta barel setara minyak per hari, dibandingkan dengan 4,59 juta setahun sebelumnya.

Baca Juga:
ExxonMobil Kucurkan Investasi Rp168 Triliun, Perpanjang Kontrak hingga 2055

Volume penjualan Produk Energi meningkat menjadi 5,70 juta barel per hari dari 5,63 juta, sementara volume penjualan Produk Kimia turun menjadi 4,47 juta ton dari 5,36 juta.

Volume penjualan Produk Khusus menurun menjadi 1,78 juta ton dari 1,98 juta. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lewat Digitalisasi JKN, Tidak Ada Lagi yang Jatuh Miskin karena Berobat
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Budisatrio Dorong Karang Taruna Berbasis Kader Berkualitas
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal dan Link Live Streaming Chelsea vs Tottenham: Derbi Perdana Pemain Baru
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PIHPS: Harga cabai rawit Rp55.800/kg, telur ayam Rp29.650/kg
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Persija dan Port FC Berebut Satu Tiket Tersisa Semifinal Piala Presiden 2026, Tiga Tim Sudah Lolos
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.