Tolak Tawaran KDM Kerja di Gedung Sate, Satpam Bundaran HI Dapat Rejeki Nomplok Dipanggil ke Acara Andre Taulany Ini

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Satpam Bundaran HI, Fiktor Harefa (27) menolak tawaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bekerja di Gedung Sate sebagai petugas keamanan. Fiktor mengungkap alasannya menolak tawaran tersebut.

Diakui Fiktor, ia masih nyaman dengan pekerjannya saat ini. Terlebih, kini ia menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) tim pengamanan proyek MRT di area depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.

Kendati begitu, Fiktor tetap berterima kasih pada pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi tersebut. Ia sangat bersyukur dengan tawaran Dedi.

"Saya bilang saya mikir dulu, akhirnya saya tetap di Jakarta saja. Jadi memang saya itu ada keluarga yang di Bandung, kakak saya, tepatnya di Cimahi sih. Nah, saya juga dulu tinggal di sana, dari tahun 2019 tuh, tahun 2024 baru saya menetap ke Jakarta. Tapi kalau orangtua saya masih di kampung, di Nias (Sumatera Utara)," tuturnya dilansir Grid.ID. 

"Alasannya ya sudah nyaman di tempat kerja yang ini sebenarnya. Iya sudah cukup nyaman sama orang-orangnya juga, sudah enak sih di sini, mau membereskan yang di sini," ucap Fiktor.

"Saya sangat menghargai ke Pak Dedi juga, terima kasih banyak, sudah mengapresiasi saya juga," tutur Fiktor.

Kendati tolak tawaran KDM kerja di Gedung Sate, baru-baru ini satpam Bundaran HI dapat rezeki nomplok dipanggil di acara Andre Taulany. Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @fiktorharefa_ pada (29/07/2026.

Di unggahan itu, Fiktor tampak mengunggah beberapa foto. Foto itu menampilkan potret Fiktor saat dirangkul oleh Andre Taulany.

Terlihat, Fiktor tampak memakai seragam satpam warna kuning gading. Sementara Andre memakai kemeja putih dan dasi serta aksesoris mirip polisi.

Usut punya usut, satpam Bundaran HI itu diundang ke acara Lapor Pak. Dalam kolom captionnya, Fiktor berterima kasih atas kebaikan Andre Taulany.

 

"Terimakasih Bpk.@andreastaulany Bapak sangat baik @laporpak_trans7 #satpamviral #fiktorharefa #fyp #bundaranhi," tulis akun Fiktor.

Selain dengan Andre, Fiktor juga mengunggah foto bersama Andhika Pratama. Di foto itu, keduanya tengah beristirahan di balik panggung.

"Terimakasih bang Andhika Pratama, Abang baik @andhiiikapratama," tulisnya.

Sempat Mendapat Tawaran Kerja dari KDM

Seperti diketahui, nama Fiktor sempat viral usai terlibat cekcok dengan polisi pengemudi dan penumpang Alphard yang arogan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Fiktor mengaku sempat mendapat makian, merasa terpojok hingga bersujud minta maaf kepada pengemudi Alphard tersebut.

Padahal menurut Fiktor, awalnya ia hanya ingin membantu pejalan kaki menyeberang di Bundaran HI. Terkait hal itu, Dedi Mulyadi, ikut turun tangan.

Dedi lantas memberi tawaran pada satpam tersebut untuk bekerja di Bandung. Ia menawari Fiktor untuk menjadi petugas keamanan.

"Bertemu Bang Fiktor, satpam yang kemarin ramai di Bundaran HI. Beliau berniat pindah kerja di Bandung saja," tulis keterangan postingan Dedi Mulyadi dikutip Sabtu (25/7/2026).

"Tinggal di Pasteur. Dan sengaja ketemu saya hari ini untuk pindah kerja sebagai security."

"Jadi insya allah nanti rencananya pindah kerja sebagai security di Jakarta menjadi security di Bandung," kata Dedi Mulyadi tawarkan pekerjaan baru ke satpam Bundaran HI.

Namun, tawaran kerja KDM di Gedung Sate itu ditolak Fiktor. Ia mengaku masih nyaman bekerja di tempat saat ini. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sepekan Naik 0,64 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 10.923 Triliun
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Pertamax Turun Mulai Hari Ini, Pertamina Patra Niaga Ungkap Penyebabnya
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Harga Pertamax Turun Mulai Agustus 2026, Ini Daftar BBM Pertamina Terbaru di Berbagai Wilayah
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pram Buka Turnamen Tenis Piala Gubernur: Ingin Jakarta Jadi Kota Sport Tourism
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Casemiro Ungkap Alasan Gabung Inter Miami demi Bermain dengan Lionel Messi
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.