Pertamina Patra Niaga Bangun Ekosistem Belajar bagi Anak Pesisir

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan melalui berbagai inisiatif yang menyasar anak-anak di wilayah operasional perusahaan. Program tersebut dijalankan untuk mendukung akses pendidikan, penguatan karakter, serta peningkatan kualitas lingkungan belajar.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, program Community Involvement and Development (CID) di bidang pendidikan menjadi salah satu upaya perusahaan mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah.

Baca Juga
  • Sekolah Asal Jaksel Ini Raih Award Jadi yang Terbaik di Asia untuk Pendidikan Berdampak
  • Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UMJ Teken MoU dengan Pemkab Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pendidikan serta membangun karakter dan kepedulian lingkungan agar kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi muda,” ujar Kitty dalam siaran pers, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Kitty, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Karena itu, perusahaan terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di wilayah operasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Salah satu program tersebut adalah Rumah Anak Pesisir (RASI) yang dikembangkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Program pendidikan nonformal tersebut menghadirkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kehidupan masyarakat pesisir sehingga anak-anak dapat mengenali potensi diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Sejak dilaksanakan pada 2023, Program Rumah Anak Pesisir telah menjangkau lebih dari 145 anak sebagai penerima manfaat langsung maupun tidak langsung di kawasan Permukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat I, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Selama lebih dari dua tahun, program tersebut menghadirkan lebih dari 20 kegiatan edukasi dan pengembangan karakter, antara lain Festival Anak Pesisir, Misi Pelestarian Pesisir, pengembangan kapasitas tutor lokal, kegiatan prakarya, hingga berbagai perlombaan dan peringatan hari besar.

Pendamping lokal Rumah Anak Pesisir (RASI), Chika, mengatakan program tersebut dibangun agar anak-anak memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.

“Melalui Rumah Cinta Kasih, kami ingin setiap anak merasakan hak yang sama atas pendidikan, cinta, dan kasih sayang. Kami percaya perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan cinta yang besar,” ujar Chika.

Di Cilacap, Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cilacap melalui Relawan Pertamina Peduli (Relpi) menjalankan Program Tanam Energi Barokah (TEBAR) 4.0. Program tersebut menyalurkan bantuan pendidikan senilai lebih dari Rp10 juta kepada SD Negeri Bojong 03, Kecamatan Kawunganten.

Bantuan yang berasal dari donasi pekerja dan keluarga besar Pertamina tersebut meliputi papan tulis, printer, tempat sampah, serta paket alat tulis sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Koordinator Program TEBAR 4.0 Farras Khibban mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian relawan Pertamina terhadap dunia pendidikan.

“Ini adalah wujud kepedulian relawan dan keluarga besar Pertamina terhadap dunia pendidikan. Kami berharap bantuan ini semakin menguatkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Farras.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah Sakit Ini Ungkap Kondisi Terakhir Pegawai Eks Jampidsus yang Ditemukan Meninggal Dunia
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo ke Pengusaha: Jangan Abaikan Pelajaran Sejarah, Negara Bisa Gagal Kalau Elitenya Terus Ribut
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pulomas Tower siap jadi kawasan produktif terintegrasi Stasiun LRT
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Intip Deretan Saham Paling Cuan Pekan Ini, Ada BACH dan hingga IATA
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Tekanan Biaya Hidup Ubah Cara Belanja Orang Indonesia, Tren Refill Economy Menguat
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.