Jakarta: El Nino tahun ini identik dengan istilah Super El Nino atau El Nino "Godzilla" mengingat potensi dampak yang ditimbulkan lebih parah dari tahun sebelumnya. Pakar iklim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, bahkan menyebut El Nino tahun ini akan memecahkan rekor sebagai El Nino terkuat.
"Sejak awal diprediksi, ilmuwan telah memiliki keyakinan tentang El Nino tahun 2026 yang bakal jadi pemecah rekor El Nino terkuat," ujar Erma, mengutip akun X pribadinya @EYulihastin, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia juga menyebut, ada tiga hal yang perlu diwaspadai selama Agustus 2026 yaitu pertama, El Nino masuk kategori Super (Godzilla) diikuti Indian Ocean Dipole positif. Artinya, suhu laut di timur Indonesia mendingin, awan hujan bergeser ke barat, memicu kekeringan dan cuaca panas.
"Lalu, kemarau lebih kering dibandingkan Juli dan kekeringan semakin meluas di wilayah RI," tambahnya.
Ilustrasi El Nino. Foto: Pexels/Chien Ba
Sebelumnya, ia juga memprediksi, Super El Nino akan terjadi pada bulan Agustus 2026. Intensitasnya bahkan menyamai puncak El Nino pada 2015."Intensitas El Nino di bulan Agustus juga diprediksi melampaui 2,5°C, setara dengan puncak El Nino 2015," katanya.
Ia menjelaskan, kekuatan El Nino saat ini mencapai 1,94°C per 26 Juli 2026. Nilai ini sudah berada di ambang batas menuju Super (Godzilla).
"Jadi hampir pasti (99%), Super El Nino terbentuk pada bulan Agustus 2026," tuturnya.
Baca Juga :
BMKG: El Nino Diperkirakan Berlangsung hingga Awal 2027"Indikasi kekuatannya untuk menciptakan awan dan hujan, serta badai siklon yang semakin kuat," ucapnya.




