Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi yang ditugaskan ke kawasan pesisir timur Sumatra. Tim ekspedisi ini menjangkau 17 desa di pulau terluar dan wilayah tertinggal sebagai upaya memperkuat persatuan, menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi dilepas dalam apel kesiapan di Markas Polda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru. Kapolda Riau memimpin prosesi pelepasan tim yang beranggotakan personel polisi, Pramuka, dan mahasiswa.
Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa ekspedisi ini adalah bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di garda terdepan nusantara.
“Komitmen tentang pengabdian pada setiap wilayah, menanamkan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat. Agar setiap langkah yang diambil, menambah, memberi manfaat. Memberi semangat dan pendukung, pemberian bendera merah putih, penyerahan mesin ketinting, penyerahan motor roda dua kepada polsek terluar, bantuan sosial, serta dialog bersama masyarakat,” ujar Irjen Pol Herry dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Baca Juga :
COPAS JUDUL LINK DISINI
Ekspedisi Merah Putih dilaksanakan mulai 30 Juli dan puncaknya 17 Agustus 2026. Lokasi kegiatan berada di kawasan pesisir timur Sumatra, yakni Panipahan Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat Bengkalis, Pulau Rangsang Kepulauan Meranti, dan Concong Indragiri Hilir. Empat daerah ini dipilih karena merupakan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia yang membutuhkan perhatian khusus.
Kegiatan ekspedisi antara lain penanaman bibit bakau di pulau terluar, penyaluran 81 mesin perahu nelayan atau ketinting, paket sembako, dan pembagian bendera merah putih. Polda Riau juga menyerahkan sepeda motor kepada masyarakat di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, memberikan pelayanan kesehatan gratis, serta dialog dengan masyarakat pesisir. Nantinya puncak kegiatan adalah pengibaran bendera serentak di pulau terluar pada tanggal 17 Agustus 2026.




