Suzuki Grand Vitara menjadi salah satu SUV yang bisa dijajal pengunjung di GIIAS 2026. Model yang mendapat penyegaran pada akhir 2025 tersebut kini hadir dengan sejumlah tambahan fitur yang membuat pengalaman berkendaranya semakin nyaman, tanpa mengubah karakter dasar maupun sistem hybrid yang sudah diusung sebelumnya.
Begitu duduk di balik kemudi, karakter Grand Vitara masih terasa familier. Posisi duduk pengemudi dibuat cukup tinggi sehingga pandangan ke depan lebih leluasa, sementara lingkar kemudinya terasa ringan ketika diajak bermanuver di lintasan test drive yang relatif pendek. Meski memiliki dimensi panjang 4.345 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.645 mm, serta jarak sumbu roda 2.600 mm, SUV ini tidak terasa bongsor saat melewati tikungan maupun berpindah jalur. Ground clearance setinggi 210 mm juga memberi rasa percaya diri khas sebuah SUV.
Kesan lapang terasa disebabkan oleh panoramic sunroof yang menjadi salah satu daya tarik Grand Vitara. Bukaan kaca berukuran besar tersebut membuat cahaya alami masuk lebih banyak ke dalam kabin sehingga suasana terasa lebih lega, terutama bagi penumpang di baris depan.
Saat mulai menjalankan mobil, karakter mesin 1.500 cc berkode K15C DualJet masih sama seperti sebelumnya. Tenaganya sebesar 103 PS dengan torsi 136,8 Nm disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan yang sudah dilengkapi paddle shift. Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) tetap bertugas membantu kerja mesin pada kondisi tertentu untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Performa yang dihasilkan memang bukan tipe yang agresif. Sebaliknya, Grand Vitara lebih mengedepankan pengendaraan yang halus dan nyaman untuk penggunaan harian. Perpindahan gigi terasa mulus, sementara respons pedal gas cukup linear sehingga mudah dikendalikan ketika melaju pada kecepatan rendah maupun menengah.
Selama berkendara, sejumlah pembaruan mulai menunjukkan manfaatnya. Salah satunya adalah Electronic Parking Brake (EPB) yang kini menggantikan tuas rem parkir konvensional. Kehadiran fitur Auto Hold juga membantu ketika kendaraan berhenti sejenak di kemacetan atau lampu lalu lintas karena pengemudi tidak perlu terus menginjak pedal rem.
Penyegaran lain juga hadir pada sisi kenyamanan. Jok depan kini dilengkapi ventilated seat yang mampu mengalirkan udara ke permukaan jok sehingga terasa lebih nyaman saat cuaca panas. Panel instrumen digital TFT 7 inci membuat informasi kendaraan lebih mudah dibaca, sementara Head-Up Display (HUD) membantu pengemudi memantau kecepatan tanpa harus terlalu sering mengalihkan pandangan dari jalan.
Di sektor hiburan, Grand Vitara tetap mengandalkan head unit layar sentuh 9 inci yang telah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. Pengisian daya ponsel juga semakin praktis berkat hadirnya wireless charger di konsol tengah.
Baca Juga: Bukan Cuma di GIIAS, Suzuki juga Pamer XL7 Terbaru ke 12 Kota Sekaligus
Baca Juga: Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Kini Dibekali DVR
Fitur keselamatan yang dimiliki juga tergolong lengkap di kelasnya. Suzuki membekali Grand Vitara dengan enam airbag, Electronic Stability Program (ESP), Hill Hold Control, kamera 360 derajat, cruise control, serta berbagai sistem pendukung lainnya yang membuat pengendaraan terasa lebih percaya diri.
Secara keseluruhan, penyegaran pada Grand Vitara memang tidak mengubah karakter dasar SUV hybrid ini. Suzuki memilih mempertahankan mesin dan sistem hybrid yang sudah ada, kemudian menyempurnakan pengalaman berkendara melalui fitur-fitur yang benar-benar terasa manfaatnya saat digunakan.
Hasilnya, Grand Vitara tetap nyaman dikendarai, namun kini menawarkan kesan yang lebih modern dan praktis dibanding sebelumnya. Bagi pengunjung GIIAS 2026 yang sedang mempertimbangkan SUV hybrid di kisaran harga Rp400 jutaan, model ini layak masuk dalam daftar test drive.





