jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Masa Reses DPR RI di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Sabtu (1/8/2026).
Forum itu dihadiri lebih dari 2.000 masyarakat dari berbagai wilayah di Jakarta Utara.
BACA JUGA: Bupati Ini Niat Banget Ingin Menyuap Pegawai KPK Demi Mengamankan Kasusnya, Begini Ceritanya
Saat sesi dialog, salah seorang warga menyampaikan aspirasi terkait perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
BACA JUGA: Nurman Herin Tersangka Pencucian Uang yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Warga berharap regulasi tersebut dapat segera disahkan mengingat urgensinya dalam memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi dan pemulihan aset negara.
Menanggapi hal itu, Sahroni memastikan pembahasan RUU Perampasan Aset terus berjalan di Komisi III DPR RI dan saat ini masih dalam tahap pendalaman bersama berbagai pihak.
BACA JUGA: 7 Perusahaan Pengguna Jasa Don Ritto di Kasus Febrie Diperiksa Kejagung
"Saya pastikan RUU Perampasan Aset tidak berhenti atau ditunda. Pembahasannya terus berjalan di Komisi III," kata Sahroni
Dia mengatakan saat ini Komisi III DPR terus melibatkan para pakar dan berbagai institusi untuk memberikan masukan agar ketika disahkan nanti, RUU Perampasan Aset benar-benar berkualitas, implementatif, dan menjawab harapan masyarakat.
Sahroni juga menegaskan dirinya terus mengawal pembahasan RUU tersebut sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat, khususnya konstituennya di DKI Jakarta III.
"Sebagai wakil Bapak-Ibu semua di DPR RI, saya akan terus mengawal pembahasan RUU Perampasan Aset sampai tuntas," ujarnya.
Menurut Sahroni, dirinya memiliki tujuan yang sama dengan masyarakat, yakni menghadirkan instrumen hukum yang kuat untuk mendukung pemberantasan korupsi.
"Sekaligus memastikan aset hasil kejahatan dapat dikembalikan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat," kata Sahroni.
Kegiatan reses itu ditutup dengan pemberian bantuan Sahroni kepada 50 orang lansia, senilai Rp 650 ribu per orang.
Setiap masyarakat yang hadir pun turut mendapat sembako dan uang transportasi.(Fat/JPNN)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




