Jakarta, VIVA – Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan permohonan maaf kepada Madura United setelah Jordy Wehrmann mengalami cedera saat menghadapi Aston Villa dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kurniawan mengaku bersyukur pertandingan berjalan lancar tanpa banyak insiden. Namun, ia menyayangkan cedera yang dialami Jordy Wehrmann, yang diduga mengalami dislokasi pada bagian bahu.
Menurut mantan striker Timnas Indonesia itu, pertandingan pramusim memang memiliki risiko cedera yang cukup tinggi karena sebagian besar pemain masih berada dalam fase persiapan menyambut kompetisi baru.
"Yang pertama saya bersyukur pemain tidak mengalami cedera. Hanya satu tadi, Jordy. Memang situasi seperti ini sangat rentan cedera karena para pemain masih menjalani masa pramusim," kata Kurniawan usai laga.
"Saya pribadi sangat meminta maaf kepada Madura United atas cederanya Jordy," sambugnnya.
Diduga Mengalami Dislokasi BahuUsai pertandingan, Kurniawan mengaku belum mendapatkan laporan medis secara lengkap mengenai kondisi Jordy Wehrmann. Meski demikian, berdasarkan pengamatan awal, gelandang berusia 26 tahun tersebut diduga mengalami dislokasi pada bagian bahu.
"Belum ada kepastian, tapi sepertinya dislokasi di bahu. Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa," ujarnya.
Kurniawan berharap cedera yang dialami pemain Madura United itu tidak serius sehingga bisa segera kembali menjalani persiapan bersama klubnya menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Terlepas dari insiden cedera tersebut, Kurniawan mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya saat menghadapi Aston Villa. Menurutnya, hal yang paling membanggakan bukanlah hasil pertandingan, melainkan keberanian para pemain Indonesia All Stars tampil percaya diri menghadapi klub Premier League.
Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik dan tidak menunjukkan rasa gugup meski menghadapi lawan yang memiliki kualitas jauh di atas mereka.
"Attitude para pemain sungguh luar biasa. Mereka tidak under pressure dan tetap percaya diri. Itu yang paling penting.Mereka berani menunjukkan kualitasnya saat menghadapi tim besar. Ini akan menjadi bekal yang sangat bagus, terutama bagi pemain-pemain muda," bebernya.
Jalannya PertandinganAston Villa langsung menekan sejak menit-menit awal dan berhasil membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tiga menit. Emiliano Buendia sukses menyelesaikan umpan dari Kosta Nedeljkovic untuk membawa tim tamu memimpin.





