Bola.com, Surabaya - Piala Presiden 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan menarik di atas lapangan. Turnamen pramusim bergengsi itu juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kota-kota penyelenggara.
Anggota Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengungkapkan nilai transaksi UMKM selama turnamen terus meningkat. Hingga 1 Agustus 2026, total transaksi telah mencapai Rp1,3 miliar, padahal kompetisi masih menyisakan babak semifinal dan final.
"Alhamdulillah Piala Presiden tahun ini, selain rating yang tinggi, penonton di stadion juga luar biasa antusias. Hal itu berdampak secara ekonomi kepada UMKM, baik di Bandung maupun Surabaya," ujar Tsamara.
Menurutnya, rata-rata jumlah penonton yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, mencapai sekitar 23 ribu orang per pertandingan. Sementara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, jumlah penonton rata-rata menyentuh 30 ribu orang.
Tingginya jumlah suporter yang datang ke stadion menjadi berkah bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.
"Total transaksi sampai hari ini, sejak kick-off pada 25 Juli, sudah mencapai Rp1,3 miliar. Kami masih memiliki pertandingan semifinal dan final, sehingga angkanya diharapkan terus bertambah," katanya.




