Kisah Lansia Rela Mengantre Subuh saat CFD Jakarta Demi Kartu Layanan Gratis

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Udara pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI) masih berembun ketika ratusan langkah kaki warga mulai memadati trotoar depan Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Agustus 2026. Di tengah derap warga yang berolahraga, terselip antusiasme tinggi kelompok lansia dan penyandang disabilitas. 

Para lansia dan penyandang disabilitas itu rela mengantre sejak subuh, demi mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi publik dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
 

Baca Juga :

Info BMKG: Cuaca Jakarta Didominasi Cerah 2 Agustus 2026

"Saya tadi mulai mengantre dari jam 05.30 WIB dan baru selesai sekitar jam 07.00 WIB. Prosesnya lumayan lancar. Persyaratannya tadi cukup bawa KTP DKI Jakarta, ditanya nomor telepon, lalu difoto langsung sama petugasnya," ujar Ida, salah satu pendaftar lansia kepada Metrotvnews.com di lokasi, Minggu, 2 Agustus 2026.

Layanan jemput bola yang digagas Dishub DKI ini dikhususkan bagi pendaftar baru kategori lansia berusia 60 tahun ke atas dan penyandang disabilitas. Meski sejatinya dijadwalkan berlangsung dari pukul 05.30 hingga 10.00 WIB, batas maksimal 150 kuota pendaftar baru di Bundaran HI langsung ludes terisi sekitar pukul 07.00 WIB. 

Selain di Bundaran HI, antusiasme serupa juga terlihat di titik pelayanan kawasan Jalan HR Rasuna Said (Pedestrian Plaza Festival).


Pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) untuk transportasi publik yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Foto: Metro TV/Andika Fauzan.

Proses verifikasi berkas yang cepat dan praktis menjadi alasan utama warga berbondong-bondong datang lebih awal. Di lapangan, petugas dengan sigap mengarahkan warga serta langsung memproses dokumen fisik seperti KTP DKI menjadi softcopy

KLG ini nantinya menjadi "tiket emas". Khususnya bagi warga rentan untuk menikmati akses gratis armada Transjakarta, MRT Jakarta, hingga LRT Jakarta.

Meski menyambut hangat kemudahan layanan ini, Ida menyimpan harapan agar manfaat program filantropi transportasi publik tersebut dapat dirasakan lebih luas dan makin ramah bagi usia senja.

"Harapannya ke depan kalau bisa jangkauannya diperluas sampai ke KRL/Commuter Line, karena selama ini kan KLG baru berlaku untuk moda BUMD DKI seperti Transjakarta, MRT, dan LRT. Selain itu, kalau untuk lansia, kami berharap masa berlaku kartunya tidak perlu diperpanjang setiap 6 bulan sekali, tetapi bisa berlaku terus selama program berlanjut," ujar Ida..

Melalui hadirnya posko pendaftaran jemput bola di ruang-ruang publik seperti CFD, Dishub DKI Jakarta berharap kemudahan aksesibilitas transportasi ini dapat benar-benar menjangkau kelompok masyarakat. Khususnya rentan secara efisien, praktis, dan berkeadilan.

(Metro TV/Andika Fauzan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menag: Indeks kerukunan umat beragama RI jadi 77,89 persen di 2025
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
3 Novel Populer Karya Keigo Higashino yang Tidak Boleh Dilewatkan
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polda Riau Gandeng 81 Mahasiswa-Ojol di Misi Kemanusiaan Ekspedisi Merah Putih
• 19 jam laludetik.com
thumb
Kapolri Jaga Semangat Keteladanan Jenderal Hoegeng di Tubuh Polri
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Transmart Gelar Diskon Gede-gedean, Harga Elektronik Dijamin Murah
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.