Trump Mulai Ketakutan, Target Balasan Iran tak Sebatas Kawasan Teluk

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Ebrahim Rezaei, seorang anggota parlemen Iran yang duduk di Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, menjadi pejabat terbaru yang memperingatkan akan adanya balasan keras terhadap setiap serangan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga
  • MUI Ganti LGBT Jadi Lesbi, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP), Apa Kata Kemenag?
  • Iran Targetkan Bom Fasilitas Energi di Saudi, Kuwait Hingga UEA Jika AS Kembali Menyerang
  • Menag dan Habib Syech Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

"Tanggapan kami terhadap potensi serangan musuh tidak akan terbatas di kawasan Teluk Persia saja," tegas Rezaei melalui sebuah unggahan di platform X. "Kami akan membalas ke seluruh pangkalan musuh dan ke titik asal serangan dari mana pun."

Jajaran pimpinan senior Iran sebelumnya telah memperingatkan agar tidak ada serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Teheran menegaskan akan membidik fasilitas minyak dan gas di seluruh kawasan Teluk sebagai bentuk balasan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Rezaei sebelumnya menilai AS beranggapan bisa "mendaratkan pukulan cepat dan menghancurkan" Iran serta memaksa mereka untuk "menyerah" dalam jangka waktu dua hari saat pasar sedang tutup. Menurut dia, hal tersebut hanyalah ilusi yang dibisikkan ke telinga Presiden AS Donald Trump oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berkunjung ke Washington, D.C. pekan lalu.

"Jika serangan dilakukan terhadap Iran, kami akan mengembalikan seluruh wilayah dan fasilitas di kawasan ini ke Zaman Batu. Demi kepentingan terbaik Anda, sebaiknya jangan bertindak bodoh,"tambah Rezaei.

epa08571184 A handout photo made available by the Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) website; Sepah News shows, Iranian military fires a missile targeting a mock-up of US aircraft carrier in the strategic Strait of Hormuz, southern of Iran, 28 July 2020. Media reported that Iran held a war game at the Strait of Hormuz amid heightened tensions between Iran and the USA. EPA-EFE/HANDOUT HANDOUT EDITORIAL USE ONLY/NO SALES - ( EPA-EFE/HANDOUT HANDOUT EDITORIAL USE ONLY/)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Chery Group Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah di Semester I 2026
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Masyarakat Adat NTT Nobatkan Jokowi Jadi Raja Timor
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Pemprov Sulsel-Metro TV Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Daerah
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apartemen ikan, napas baru wisata Bahari Desa Namu
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Puluhan komunitas tenis dan padel ramaikan Community Slam 2026
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.