Keresahan Jadi Peluang, Rabundo Bawa Cita Rasa Bumbu Rendang Minang Menembus Pasar Nasional Melalui Pemberdayaan BRI

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Sebuah keresahan sederhana menjadi titik awal lahirnya Rabundo, usaha bumbu instan masakan Padang yang kini mulai menembus pasar nasional. Bermula dari keinginan menghadirkan kembali kebanggaan terhadap cita rasa asli Indonesia, Rabundo tumbuh menjadi bukti bahwa semangat pelaku UMKM yang dibarengi dengan pendampingan yang tepat mampu membuka jalan menuju pasar yang lebih luas.

Usaha yang didirikan Tika Hayana pada 2025 di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan tersebut lahir dari pengalaman yang mungkin dianggap sepele oleh banyak orang. "Rabundo berangkat dari keresahan pendiri yang melihat ada bumbu rendang di rak swalayan yang diimpor dari negara tetangga," ungkap Tika.

Baca Juga :
BRI Peduli Genjot Usaha Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi hingga Pemasaran Kini Makin Berkembang
Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI yang Membuka Jalan Akses Finansial hingga Perbaiki Nasib Nelayan di Pulau Seram

Sebagai keturunan asli Minangkabau, pemandangan tersebut meninggalkan pertanyaan besar dalam benaknya. Mengapa salah satu ikon kuliner Indonesia justru lebih banyak diproduksi oleh pihak luar. Keresahan tersebut kemudian berubah menjadi tekad untuk menghadirkan bumbu rendang asli Minang yang mampu bersaing di pasar.

Namun, membangun usaha dari nol bukanlah perjalanan yang mudah. Selain memastikan cita rasa rendang tetap autentik, Tika juga harus memikirkan bagaimana produknya dapat diterima pasar, memiliki identitas yang kuat, hingga memenuhi berbagai persyaratan legalitas agar mampu bersaing.

Di tengah proses mengembangkan usaha tersebut, hubungan Tika dengan BRI sendiri telah terjalin sejak 2023 saat ia menjadi nasabah. Saat Rabundo mulai beroperasi pada 2025, ia kemudian memanfaatkan QRIS BRI sebagai salah satu solusi transaksi untuk mendukung operasional usahanya.

Kemudahan transaksi tersebut membantu Rabundo melayani pembayaran pelanggan secara lebih praktis, cepat, dan aman. Bagi usaha yang sedang bertumbuh, efisiensi transaksi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman bagi para pelanggan. 

Dukungan BRI terhadap perjalanan Rabundo pun berlanjut. Di mana, atas rekomendasi sesama pelaku UMKM, Tika bergabung dengan Rumah BUMN BRI Bakauheni untuk memperoleh pendampingan dalam mengembangkan usahanya.

"Pertama kali mengenal Rumah BUMN BRI Bakauheni dari teman yang lebih dulu menjadi anggota. Beliau menyarankan saya untuk ikut bergabung karena akan banyak manfaat yang bisa didapatkan untuk meningkatkan performa usaha yang sedang kita jalani, baik dari segi fasilitas legalitas, pelatihan sampai bazar," kenangnya.

Baca Juga :
Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP, BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Kelola Keuangan Keluarga saat Biaya Daftar Ulang Kuliah dan Biaya Pendidikan Meningkat, Bagaimana Caranya?
Petani Kopi Asal Batang Sajikan Racikan Produk hingga Jangkau Pasar Dunia Bersama BRI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat Sebut Korupsi Tak Pernah Berakhir Selama Hukum Masih Tebang Pilih
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
3 Pilot Jet Tempur Iran Hilang Saat Bombardir Pangkalan Militer AS di Qatar
• 11 jam laludetik.com
thumb
Menko Polkam Minta Pemda Terdepan Tangkal Hoaks di Ruang Digital
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pasangan yang Bahagia dan Harmonis Ternyata Punya 9 Ciri Ini di Rumahnya!
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Pesawat yang Membawa Turis Eropa Jatuh di Peru, 13 Orang Tewas
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.