Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan, KCIC Gunakan Biodiesel B40 untuk Kereta Perawatan Whoosh

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja menjadi salah satu langkah KCIC dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan, KCIC Gunakan Biodiesel B40 untuk Kereta Perawatan Whoosh. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja berbasis diesel yang mendukung kegiatan inspeksi, perawatan, dan pemeliharaan prasarana Kereta Cepat Whoosh.

Artinya, KCIC tidak hanya menggunakan energi listrik pada rangkaian Whoosh untuk melayani perjalanan penumpang.

Baca Juga:
Penerapan B40 Berlanjut hingga 2026, Pemerintah Naikkan Pungutan Ekspor CPO

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, biodiesel B40 merupakan bahan bakar yang terdiri atas 40 persen bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit dan 60 persen solar, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain.

Penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja menjadi salah satu langkah KCIC dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan pada kegiatan pendukung operasional Whoosh.

Baca Juga:
B50 Bakal Dijual ke Pasar Mulai 1 Juli Mendatang, Bahlil Klaim Lebih Baik dari B40

“Selama ini masyarakat mengenal Whoosh sebagai kereta cepat yang menggunakan energi listrik. Komitmen terhadap keberlanjutan tersebut juga kami terapkan pada sarana pendukung operasional melalui penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja yang digunakan untuk kegiatan inspeksi, perawatan, dan pemeliharaan prasarana. Dengan demikian, semangat keberlanjutan tidak hanya hadir pada layanan penumpang, tetapi juga dalam kegiatan pendukung operasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga:
Pertamina Pastikan Transisi dari B40 ke B50 Tak Ganggu Pasokan

KCIC mengoperasikan berbagai kereta kerja untuk mendukung kegiatan inspeksi, perawatan, dan pemeliharaan prasarana Whoosh. Sarana tersebut digunakan untuk menjaga kondisi dan geometri jalur, melakukan pemeriksaan rel, mendukung pemeliharaan sistem listrik aliran atas (Overhead Catenary System/OCS), serta mengangkut personel, peralatan, dan material yang dibutuhkan dalam pekerjaan perawatan. 

"Seluruh kereta kerja berbasis diesel tersebut saat ini telah menggunakan biodiesel B40," katanya.

Penggunaan biodiesel meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya terbarukan sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalam kegiatan pemeliharaan prasarana.

Ke depan, kata Eva, KCIC siap mendukung implementasi B50 sesuai kebijakan pemerintah setelah melalui proses pengujian dan ketentuan yang berlaku. Peningkatan bauran biodiesel tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi sektor transportasi dalam mendukung transisi energi nasional.

“KCIC mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam mendorong penggunaan energi yang lebih bersih. Penerapan biodiesel B40 menjadi salah satu langkah nyata yang kami lakukan saat ini, dan ke depan kami siap mendukung implementasi B50 sesuai kebijakan pemerintah setelah melalui proses pengujian dan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keandalan sarana, dan kesiapan operasional,” ujar Eva.

Penerapan biodiesel B40 serta kesiapan menuju B50 juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung Paris Agreement melalui pengurangan emisi gas rumah kaca. Sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional, Indonesia menargetkan pencapaian Net Zero Emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Melalui pemanfaatan energi listrik pada layanan Whoosh dan biodiesel pada kereta kerja, KCIC turut berkontribusi dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan sistem transportasi yang semakin rendah emisi.

“Keberlanjutan merupakan bagian dari pengembangan layanan Whoosh. Melalui penggunaan energi listrik pada kereta penumpang dan biodiesel pada kereta kerja, kami ingin terus berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan semakin ramah lingkungan,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Populer: Vietnam Salip RI dalam Pengembangan EBT; Omzet Pengusaha Kena Pajak
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari 12 Agustus 2026, Indonesia Termasuk?
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
PSM Makassar Resmi Rekrut Luka Bulatovic untuk Lini Serang Musim 2026/2027
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Petugas Gulkarmat meninggal saat tangani kebakaran di Kramat Jati
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun Shan China Singgah di Surabaya
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.