Petugas Damkar Jaktim Gugur Saat Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kramat Jati

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur meninggal dunia saat memadamkan kebakaran lahan kosong di Jalan Penggilingan Baru 1, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ketua RW 03 Kelurahan Dukuh Irman Riyadi mengatakan petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur yang gugur dalam tugas tersebut bernama Andriyono. 

Ia mengatakan korban mendadak sesak napas dan pingsan di lokasi akibat menghirup asap tebal yang mengumpul di area lahan kosong yang terbakar tersebut.

"Posisi angin saat kejadian mengarah ke barat, membawa asap tebal ke arah petugas yang sedang bersiaga di sisi tersebut. Korban sempat pingsan di tempat akibat kehabisan oksigen," kata Irman di lokasi kebakaran, pada Minggu (2/8/2026).

Kondisi di area bekas kebakaran lahan kosong yang dipenuhi sampah di Jalan Penggilingan Baru 1, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (2/8/2026).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Dia mengungkapkan rekan-rekan sesama petugas langsung mengevakuasi korban keluar area kebakaran dan melarikannya ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk mendapatkan pertolongan medis secara intensif. 

Namun, sayang nyawa petugas tersebut tidak dapat tertolong.

"Saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Kami, pihak pengurus lingkungan, telah melayat ke rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam," ujar Irman.

Kebakaran di lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi itu bermula pada Sabtu (1/8) pagi. 

Api diduga bersumber dari anak-anak yang bermain api di area tumpukan sampah. Api tersebut kemudian membesar akibat hembusan angin kencang.

Proses pemadaman yang melibatkan petugas Gulkarmat bersama Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Dukuh itu sempat menghadapi kendala teknis di lapangan.

Tumpukan puing di bagian permukaan menyembunyikan material sampah di lapisan bawah, sehingga menimbulkan titik-titik api dalam tanah (ground fire) yang terus mengeluarkan asap pekat.

Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih terus melakukan pendinginan dan penguraian material sampah untuk memastikan seluruh titik api dan asap benar-benar padam. (ant)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wujudkan Kesejahteraan Umat, BAZNAS Ajak Elemen Bangsa Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kantor Polisi di Kolombia Diserang Truk Isi Bom Jelang Pelantikan Presiden Baru
• 20 jam laludetik.com
thumb
997 Ribu Ton Bantuan Beras Tahap II Disalurkan 17 Agustus 2026, 33,24 Juta Keluarga akan Kebagian
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas, Wali Kota Palopo Gelar Gala Dinner Sambut Kapolres Baru AKBP Arvin Hariyadi
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Tarif Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta Rp15 Ribu, Berlaku per 1 September 2026
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.