Sejumlah orang tewas dan lainnya luka-luka dalam penembakan di restoran In-N-Out di Twin Falls, Idaho, Amerika Serikat (AS). Polisi setempat pun melakukan olah TKP.
Dilansir Reuters dan CNN, Minggu (2/8/2026), ada tiga korban tewas dalam insiden ini. Kejadiannya pada Sabtu (1/8) sore.
Petugas informasi publik kota, Josh Palmer mengatakan pelaku penembakan telah tewas. Semua perintah untuk berlindung di tempat aman telah dicabut. Polisi setempat pun telah melakukan olah TKP.
"Kami percaya bahwa ancaman terhadap masyarakat telah berakhir," kata Kepala Kepolisian Twin Falls, Matthew Hicks, kepada wartawan pada Sabtu (1/8) malam.
Adapun peristiwa ini terjadi saat restoran baru dibuka. Video menunjukkan pelanggan dan pekerja In-N-Out berlari panik ke tempat parkir saat beberapa tembakan terdengar.
Insiden ini menambah daftar panjang penembakan dalam beberapa bulan terakhir yang membuat orang-orang melarikan diri. Beberapa kejadian terjadi di festival makanan, parade, tempat ibadah, dan pertemuan komunitas di seluruh negeri.
Para pekerja yang keluar masuk tempat kerja melarikan diri dari penembakan di Twin Falls, Idaho. Kevin Bell Jr.
Tersangka penembak "berada di dekat lokasi kejadian, dan kami sedang berupaya untuk memastikan identitasnya dan motif di baliknya," kata Hicks.
Penembakan pada hari Sabtu terjadi di salah satu area komersial tersibuk di Twin Falls, sebuah kawasan di sisi utara kota yang dipenuhi hotel, pengecer nasional, dan restoran yang melayani penduduk dan wisatawan. Terletak sekitar 130 mil tenggara Boise, Twin Falls adalah pusat regional untuk sebagian besar wilayah selatan Idaho.
Pihak berwenang Twin Falls belum memberikan jumlah pasti korban jiwa, tetapi sebelumnya mengatakan kepada CNN setidaknya tiga orang telah tewas. Tidak jelas apakah penembak termasuk dalam jumlah awal tersebut.
Pihak berwenang meyakini hanya ada satu pelaku penembakan aktif dan sedang berupaya "untuk menentukan beberapa individu lain yang mungkin terlibat di dalamnya," kata Palmer kepada CNN.
(rdp/knv)





