Grid.ID – Kabar miring mengenai kondisi kesehatan Ruben Onsu kembali ramai diperbincangkan. Setelah sempat viral potongan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menyebutkan istilah "obat penyakit tiga huruf", kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, secara tegas membantah tudingan tersebut dengan menunjukkan bukti medis autentik.
Dalam sebuah pertemuan di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026), Minola menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium dari sebuah rumah sakit swasta atas nama Ruben Samuel Onsu. Berdasarkan dokumen tersebut, hasil tes medis Ruben dinyatakan Non-Reaktif alias negatif.
Berawal dari Ulah Netizen yang Memperjelas Foto di Podcast
Isu ini pertama kali meledak setelah Minola Sebayang hadir dalam tayangan podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu (1/8/2026). Awalnya, kedatangan Minola bertujuan untuk mengklarifikasi pernyataan Sarwendah yang mengaku sulit berkomunikasi via WhatsApp dengan Ruben.
Untuk membuktikan bahwa komunikasi tetap berjalan, Minola sempat memperlihatkan layar ponselnya ke depan kamera pada menit ke-56. Namun, karena tulisan di layar ponsel tersebut sangat kecil, sejumlah warganet menggunakan aplikasi kecerdasan buatan (AI) untuk memperjelas (enhance) gambar tersebut.
Hasil pembacaan AI tersebut menyebarkan teks yang menyinggung soal konsumsi obat HIV, yang kemudian viral di platform X (Twitter) dan memicu spekulasi liar.
Bukti Medis Dilakukan Sebelum Isu Viral
Minola menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tersebut sebenarnya sudah dilakukan oleh Ruben atas inisiatif sendiri pada 25 Juli 2026, jauh sebelum isu ini menjadi konsumsi publik.
"Pemeriksaan itu dilakukan pada tanggal 25 Juli. Jadi bukan karena ada masalah ini terus kita buru-buru periksa, tidak. Ini sudah dipersiapkan sejak lama untuk kepentingan pembuktian di persidangan," ujar Minola.
Ia menegaskan bahwa selama ini Ruben memilih diam karena merasa tudingan tersebut tidak berdasar. Namun, karena isu ini terus digulirkan, termasuk dalam proses mediasi perceraian, pihak Ruben merasa perlu meluruskan fakta.
"Hasilnya Non-Reaktif. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang disampaikan dan dipertanyakan banyak orang hari ini," tegasnya.
Peringatan Keras bagi Penyebar Hoaks
Menutup pernyataannya, Minola memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang sengaja menggiring opini negatif atau menyebarkan data pribadi tanpa izin.
"Kami peringatkan, jangan mengambil bagian untuk menyebarkan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tidak menutup kemungkinan pada waktunya kami bisa melakukan upaya hukum," pungkas Minola.
Pihak Ruben Onsu kini fokus menghadapi sidang mediasi lanjutan yang dijadwalkan pada 6 Agustus mendatang untuk membahas kelanjutan proses gugatan hak asuh anak. (*)
Artikel Asli




