Komdigi Minta Masyarakat Cermati Unggahan Unjuk Rasa di Medsos: Bisa Picu Persepsi Keliru

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta masyarakat untuk cermat dalam memeriksa foto atau video yang tersebar di media sosial, termasuk unggahan terkait unjuk rasa kejadian lampau. Menurut Komdigi, video atau foto tanpa memberikan konteks waktu bisa menyesatkan masyarakat, memicu kekeliruan, hingga memperkeruh ruang digital.

"Masyarakat perlu makin kritis terhadap setiap informasi yang diterima. Jangan langsung memercayai, apalagi menyebarkan foto atau video demonstrasi sebelum memastikan waktu, lokasi, dan sumbernya. Konten lama yang dipublikasikan kembali tanpa penjelasan yang benar dapat membentuk persepsi yang keliru," kata Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Fifi mengingatkan penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat memicu kepanikan, memperbesar polarisasi, dan mengganggu ketertiban masyarakat. Dengan demikian, masyarakat pun diharapkan bisa melakukan verifikasi sederhana sebelum membagikan suatu konten.

Baca Juga :
Komdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Regulasi Kuota Internet Tak Hangus

"Ruang digital harus menjadi ruang yang sehat. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi penyebaran informasi yang tidak benar justru dapat merugikan masyarakat luas. Karena itu, mari bersama-sama menjaga ruang digital tetap informatif, damai, dan bertanggung jawab," tambahnya.

Di sisi lain, tambah dia, Komdigi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan isu di ruang digital serta memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, platform digital, media massa, komunitas pemeriksa fakta, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Komdigi juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan konten negatif melalui kanal resmi aduankonten.id guna menjaga ruang digital yang aman.

Baca Juga :
Demo di Kejagung, Massa Beri Ultimatum Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah

(Rahman Asmardika)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom Nilai Insentif Kendaraan Listrik Mampu Percepat Produksi EV Nasional
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Ternyata Negara yang Lawan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah, Bukan Jokowi
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Radio SS Terima 5 Laporan Kehilangan Sepeda Motor Sepanjang Hari Ini
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Link dan Cara Ikut Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka 2026, Kapan Pendaftaran Dibuka?
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Sudaryono Tak Bakal Toleransi Kasus Keracunan MBG, Beri Pesan Penting Ini ke Kepala SPPG
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.