jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tak nyaman dengan adanya pemasangan pagar-pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Menurut dia, pemasangan tiba-tiba pagar tinggi itu membuat kesan bahwa Jakarta tak aman.
BACA JUGA: Mal di Jakarta Pasang Pagar Besi Tinggi, Mitigasi Normal Hadapi Situasi Carut-Marut
“Secara pribadi sebagai Gubernur Jakarta tentunya saya tetap berkeinginan apa pun Jakarta itu aman, nyaman, dan juga bagi para pelaku bisnis, termasuk pemilik mall, properti, perkantoran, dan sebagainya,” ucap Pramono, dikutip Minggu (2/7).
“Tidak perlu kemudian harus memasang pagar yang berlebihan. Dan saya akan segera mengoordinasikan untuk menertibkan itu. Sebab, jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja," imbuhnya.
BACA JUGA: Pramono Bertemu Teddy di Kantor Seskab, Apa yang Dibahas?
Pramono menuturkan sebagai Gubernur Jakarta, dirinya telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, sehingga dia meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja.
Dia mengaku tak melarang secara spesifik, tetapi adanya pagar tersebut dinilai berlebihan.
BACA JUGA: KAI Logistik Layani Pengiriman 90.321 Hewan Peliharaan, Meningkat 21 Persen
“Itu mengganggu kenyamanan, Jakarta yang sekarang ini menurut saya harusnya bisa lebih baik,” kata dia.
Dibanding memasang pagar tinggi, Politikus PDI Perjuangan itu menganjurkan agar memperbanyak pohon supaya lebih hijau.
“Kemudian yang penting pohonnya yang banyak, lebih hijau. Antara satu dan sebelah, bersebelahan itu juga mungkin lebih baik dibuka,” tuturnya.
Sebelumnya, sejumlah pusat perbelanjaan termasuk Blok M dan Kota Kasablanka terpantau memasang pagar tinggi. (dit/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




