Mata Sering Kabur? Bisa Jadi Astigmatisme, Kenali Tanda-tandanya-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Penglihatan kabur tidak selalu disebabkan oleh rabun jauh atau rabun dekat. Salah satu gangguan mata yang juga cukup sering terjadi adalah astigmatisme atau mata silinder. Kondisi ini dapat membuat objek terlihat buram, berbayang, hingga tampak miring, baik saat melihat dari jarak dekat maupun jauh. 

Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak melengkung secara sempurna. Normalnya, kornea berfungsi membiaskan cahaya ke retina. Namun, pada penderita astigmatisme, cahaya tidak dapat difokuskan secara tepat sehingga penglihatan menjadi kabur atau tidak fokus. Meski kondisi ini umumnya terjadi sejak lahir, terdapat sejumlah faktor risiko lain yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami astigmatisme.
 

Baca Juga :

Apa Itu Gizi Buruk? Kenali Faktor Risiko dan Gejala yang Harus Diwaspadai-Tips Kesehatan
  Faktor Risiko Astigmatisme Menurut AloDokter, penyebab pasti astigmatisme hingga kini belum diketahui. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan faktor keturunan. Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya astigmatisme, antara lain:
  • Mengalami rabun jauh atau rabun dekat dengan derajat yang cukup tinggi.
  • Memiliki riwayat operasi atau cedera pada mata.
  • Memiliki riwayat gangguan mata lain, seperti penonjolan kornea abnormal (keratoconus) atau riwayat astigmatisme dalam keluarga.
  • Memiliki bekas luka pada kornea akibat cedera maupun infeksi.
Gejala Astigmatisme Gejala astigmatisme dapat berbeda pada setiap orang. Bahkan, sebagian penderita tidak merasakan keluhan apa pun. Mengutip laman resmi AloDokter, berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
  • Mata mudah lelah dan terasa tidak nyaman.
  • Sakit kepala.
  • Penglihatan kabur atau tidak fokus, baik saat melihat objek dekat maupun jauh.
  • Sering menyipitkan mata saat melihat sesuatu.
  • Benda terlihat berubah bentuk, misalnya garis lurus tampak miring.
  • Kesulitan melihat pada malam hari.
Nah, itulah penyebab, faktor risiko, dan gejala astigmatisme yang perlu dikenali. Jika Anda mulai merasakan gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, mata mudah lelah, atau kesulitan melihat pada malam hari, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter mata agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arema FC Beri Respon Keputusan Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar di Bali
• 8 jam lalubola.com
thumb
Mengeluh Nyeri di Dada, Petugas Damkar Meninggal saat Bertugas Tangani Kebakaran TPS
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
VKTR Catatkan Kinerja Positif pada Semester I 2026, Didukung Pertumbuhan Laba dan Peningkatan Permintaan Kendaraan Listrik Komersial
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Dedi Mulyadi Beri Hadiah Penangkap Maling, Tegaskan Bukan Sayembara Rp50 Juta
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trading Card Game Jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda, Raditya Dika Ungkap Awal Mula Jatuh Hati
• 1 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.