Jaga Ketersediaan Pangan, PTPN I Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PTPN I (Persero) memastikan bahwa aspek bisnisnya memiliki lima aspek fundamental pembentuk kedaulatan negara. Bergerak di industri agro, anak usaha PTPN III Holding ini memastikan bahwa visinya segaris dengan ketersediaan pangan.

Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras menjelaskan, sifat padat karyanya menjadikan PTPN I menyerap banyak tenaga kerja. Lokasinya yang tersebar di pelosok negeri, telah membuka isolasi wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan.

Baca Juga :
Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York
Kejar Swasembada, Pemerintah Wajibkan Pabrik Gula Punya Kebun Tebu Sendiri

"Hadir dengan budidaya agronomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi modern, juga menempatkan PTPN I sebagai pusat inkubasi usaha dan transfer sains kepada masyarakat luas," kata Rivai dalam keterangannya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras (kiri)
Photo :
  • [Istimewa]

Posisi strategis itu mengemuka dalam forum dialog dalam rangka "Syukuran, Doa Bersama Swasembada Pangan Indonesia", dan peluncuran buku karya Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras di Jakarta, Sabtu 1 Agustus 2026.

Sejumlah tokoh nasional diketahui juga turut hadir pada peluncuran buku, yang berjudul "Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara" tersebut.

Selain membedah sari pati isi buku, Rivai yang juga alumnus Program Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) itu juga menarik benang merah antara PTPN I dan ketahanan negara. Dia menyebut, dengan aset yang besar, tenaga kerja yang banyak, sebaran yang luas, dan misi yang humanis, PTPN I memiliki irisan yang sangat kuat dengan ketahanan pangan.

Selain diskusi, acara juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, santunan kepada anak-anak yatim, serta tausiah oleh Ustaz Das'ad Latif yang memberikan perspektif spiritual yang mendalam.

Paparan isi buku dan visi PTPN I dijelaskan Rivai, sebagai relasi yang sangat kuat. Program Asta Cita Presiden Prabowo menurutnya juga sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab setiap insan PTPN I, dalam mendukung pembangunan bangsa khususnya pada aspek ketahanan pangan.

"Dalam banyak kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menyebut bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tidak akan pernah benar-benar merdeka," ujar Rivai.

"Karena itu, pembangunan pangan bukan semata meningkatkan produksi, melainkan membangun kemandirian, memperkuat stabilitas ekonomi, dan menjaga ketahanan negara," ujarnya.

Baca Juga :
Lindungi Industri Dalam Negeri, Pemerintah Diminta Wajibkan Importir Garam Serap Produksi Lokal
Tekan Impor, Mentan Amran Gandeng Akademisi Kembangkan Benih Kedelai Unggul
Bapanas Minta Anggaran Tambahan Rp17,52 Triliun Untuk Bantuan Beras ke 33,2 Juta KPM

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peruntungan Leo di Sepanjang Agustus 2026
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
PT DKI Jakarta Tolak Banding Jaksa atas Putusan Bebas Eko Setiawan, Ini Pertimbangannya
• 3 jam laludisway.id
thumb
Fahri Hamzah Usul Pembentukan Peradilan Etik untuk Pejabat Negara, Klaim Bisa Cegah Korupsi Sejak Dini
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laga Pramusim: Real Madrid Imbang 2-2 Lawan Fiorentina
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KBRI Tokyo Kirim Tim Tanggap Darurat, Salurkan Bantuan Logistik untuk WNI Terdampak Gempa Kumamoto
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.