Keberanian AKP Siti Elminawati Hasibuan mengungkap berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mengantarkannya meraih Hoegeng Awards 2026 dalam kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (PPA). Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) itu dikenal berkat ketegasannya membongkar sejumlah kasus besar, termasuk kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja di Parigi Moutong yang melibatkan 11 pelaku.
"Terima kasih untuk apresiasi yang diberikan kepada saya. Ini adalah motivasi saya untuk terus berkarya dan berkontribusi di Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya di pelayanan perlindungan perempuan dan anak," ujar Siti di The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026) malam.
Nama AKP Siti Elminawati menjadi sorotan saat dia memimpin penyidikan kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan di Parigi Moutong. Kasus ini menjadi perhatian nasional karena dari 11 pelaku yang diringkus, terdapat oknum anggota Brimob hingga kepala desa.
Siti menegaskan, motivasinya dalam mengungkap kasus tersebut adalah memastikan korban mendapatkan keadilan dan pelaku dihukum setimpal.
"Segala perbuatan di dunia ini kan pasti ada kompensasinya, salah satunya hukum sosial atau hukum pidana. Bagaimanapun korban menginginkan siapa pelakunya itu mendapat hukuman yang setimpal. Itulah saya, berusaha menyelesaikan persoalan itu supaya ada hak-hak korban yang diharapkan," tururnya.
Menurutnya, menangani kasus yang melibatkan perempuan dan anak bukanlah perkara mudah. Siti mengungkapkan pendekatan dan penanganan kasus tersebut sangat berbeda dengan tindak kriminal umum.
"Kesulitannya adalah ketika korbannya anak, kita harus menunggu mood-nya. Banyak masyarakat yang tidak paham bahwa penanganan kasus anak berbeda dengan dewasa," kata Siti.
Siti menjelaskan bahwa dirinya sering kali harus mengikuti keinginan korban agar komunikasi dapat terjalin dengan baik. Dia menyebut empati dan perspektif korban harus dikedepankan.
"Saya mengikuti apa yang mereka mau, bukan dia yang mengikuti saya, supaya kita mendapatkan informasi yang akurat dan tepat. Harus ada empati," lanjut dia.
Di balik keberhasilannya mengungkap berbagai kasus perdagangan orang dan kekerasan seksual, Siti mengakui ada pengorbanan dari keluarganya. Dia menyebut sering meninggalkan suami dan anak-anaknya demi tugas.
"(Penghargaan) Ini balasan untuk Mama yang jarang pulang. Anak-anak selalu protes karena dari kecil sampai besar Mama jarang di rumah, saya mohon maaf," ucap Siti.
Dia juga mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh rekan sejawatnya di Indonesia yang masih terus berjuang di garis depan perlindungan perempuan dan anak.
"Kerjalah tanpa pamrih. Apapun yang kamu kerjakan pasti ada hikmahnya. Selamat bagi pejuang-pejuang perlindungan perempuan dan anak, Hoegeng Award ini aku dedikasikan untuk kalian semua," pungkasnya.
Sebagai informasi, kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak diperuntukkan bagi anggota Polri yang memiliki aksi nyata dalam melakukan perlindungan dan pengayoman terhadap perempuan, anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya. Perlindungan dan pengayoman yang diberikan dapat berupa tindakan perlindungan langsung, maupun upaya penegakan hukum yang berpihak kepada kepentingan kelompok rentan.
Hoegeng Awards merupakan program kolaborasi detikcom dengan Polri untuk memberikan penghargaan bagi polisi-polisi teladan. Ada 5 kategori penghargaan yang akan diberikan dalam Hoegeng Awards 2026, yaitu Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.
Proses Hoegeng Awards 2026 dimulai dari penjaringan nama-nama polisi teladan yang diusulkan masyarakat sejak 27 Januari 2026. Ada sembilan ribuan nama polisi teladan yang dikirimkan masyarakat hingga proses pengusulan itu ditutup pada 2 April 2026.
Dari banyaknya usulan itu, tim panitia Hoegeng Awards 2026 melakukan verifikasi dan seleksi awal. Nama-nama yang lolos verifikasi dan seleksi tim panitia kemudian diserahkan ke Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026.
Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 melakukan sejumlah rapat hingga akhirnya memilih nominasi kandidat di masing-masing kategori. Uji publik juga digelar sejak Kamis, 7 Mei 2026 hingga Jumat, 22 Mei 2026. Dalam tahap ini, detikcom menjaring masukan dari masyarakat mengenai para kandidat.
Hoegeng Awards 2026 telah rampung digelar. Setelah melalui penjaringan usulan dari masyarakat dan seleksi ketat, akhirnya lima polisi teladan terpilih menjadi penerima anugerah Hoegeng Awards 2026.
Berikut daftar penerima Hoegeng Awards 2026:
- Polisi Berdedikasi: Kombes Eko Budhi Purwono (Dirbinmas Polda Riau)
- Polisi Inovatif: Brigadir Renita Rismayanti (Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri)
- Polisi Berintegritas: Kombes Norul Hidayat (Kepala SPN Polda Bangka Belitung)
- Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan: AKP Siti Elminawati (Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tengah)
- Polisi Tapal Batas dan Pedalaman: Iptu Motalip Litiloly (Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua).
(ond/dek)





