Pelapor Ingin Proses Hukum soal Vape Dilanjutkan Meski Bigmo Minta Maaf

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo diadukan ke Polda Metro Jaya buntut mengajak anak di bawah umur mempromosikan liquid vape atau rokok elektrik dalam siaran langsung (live) di saluran YouTube miliknya. Pelapor atas konten Bigmo soal vape tersebut minta proses hukum terus dilanjutkan.

"Saya menyadari bahwa kejadian ini murni merupakan kesalahan saya. Tidak ada yang ingin saya salahkan selain diri saya sendiri. Saya menerima semua masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya," ujar Bigmo melalui Instagram pribadinya, Minggu (2/8/2026).

Bigmo mengaku masalah tersebut menjadi pelajaran berharga baginya. Dia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan.

"Peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Saya berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan terus melakukan introspeksi agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali," ungkapnya.

"Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa kecewa, terganggu, atau dirugikan atas apa yang telah terjadi. Terima kasih atas pengertiannya. Semoga saya bisa membuktikan perubahan melalui tindakan, bukan hanya kata-kata," tambahnya.

Baca juga: Komdigi Beri Teguran ke YouTube Imbas Bigmo Ajak Anak Promosi Vape Saat Live

Pelapor Minta Proses Hukum Lanjut

Salah satu pelapor, Pengacara bernama Thulus Pardosi menanggapi permintaan maaf Bigmo. Dia mengatakan tak masalah terkait permintaan maaf, namun laporan pengaduan ke Polda Metro Jaya terkait hal itu dilayangkan murni kepedulian terhadap anak.

"Tanggapan kita permintaan maaf tidak ada masalah. Itu sah-sah saja. Dan sebenarnya tidak punya masalah secara personal, kan begitu. Kita-kita (pengacara) maju, saya kebetulan berprofesi sebagai pengacara maju, murni karena kepedulian terhadap anak-anak," jelasnya.

"Jadi kalaupun Bigmo meminta maaf, bahkan update terbaru saya dapat di sosial media, bahkan ada tanda tangan-tanda tangan tuh di materai, kan begitu," tambahnya.

Baca juga: Ajak Anak Promosi Vape Saat Live, YouTuber Bigmo Diadukan ke Polda Metro

Thulus mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan penyidik terkait proses hukum atas aduan tersebut. Meski sudah minta maaf, laporan tersebut tetap dilanjut.

"Tapi saya belum verifikasi itu maksudnya apa. Tapi, kami juga tadi sudah koordinasi dengan penyidik di Polda bahwa perdamaian apalagi tidak dilakukan di dalam proses hukum, ya tidak serta-merta menghentikan proses perkaranya," tuturnya.

"Tetap berlanjut (proses hukum). Dan di tanggal hari Jumat nanti, hari Jumat di jam 14.00 WIB, kami akan menghadirkan saksi tambahan di tanggal 7 Agustus jam pukul 14.00 WIB begitu," tutupnya.




(dvp/dwr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Joko Widodo dinobatkan sebagai sesepuh oleh sembilan Raja Timor
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
KM Mutiara Santosa Terbakar di Perairan Sumenep, Api Diduga dari Bawah Kapal
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Kala Budaya Lokal Bertemu dalam Garut International Kite Festival 2026
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Update Migran Serbu Spanyol dari Maroko: Ribuan Dideportasi-Tutup Perbatasan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
King Nassar Ngaku Kaget Dapat Julukan Oppa Kiyowo, Sempat Menyangka Dikatain Sudah Tua
• 4 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.