Pelabuhan Tanjung Perak membuka posko untuk penumpang korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Kapal yang mengangkut 250 orang itu punya rute Surabaya-Makassar.
Sub Regional Head Jawa – Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan posko ini dibuka untuk pusat informasi para penumpang dan keluarga korban KM Mutiara Sentosa 2.
"Jadi kami dari Pelindo sudah menyiapkan posko pengaduan, posko bersama lah ya, untuk mempermudah mempercepat kegiatan identifikasi terkait dengan penumpang yang turun di Surabaya ini," kata Purwanto di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/8).
Ia menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, Jasa Raharja, hingga rumah sakit pelabuhan.
"Jadi kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk penumpang yang nanti turun di Perak ini," ucapnya.
"Kalau kesehatannya masih memungkinkan mau lanjut perjalanan ke tujuan, silakan monggo mungkin dengan kapal yang lain, atau kalau sementara masih pengin balik lagi ke kampung halamannya, kami siap antarkan sampai terminal atau stasiun terdekat, gitu. Dan itu layanannya free semua," tambah dia.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan tempat istirahat untuk para keluarga korban yang menunggu.
"Terkait dengan layanan yang ada di GSN, kami sediakan leseh-lesehan seperti yang di belakang saya ini untuk sementara ya, untuk sementara yang mungkin pengin melepas penat dulu sebentar. Itu kami sediakan, termasuk kalau mau mandi silakan bisa di dalam gedung terminal ini, mau salat dulu juga kami sediakan di sini sebentar-sebentar," kata dia.
Terkait dengan ganti rugi akibat kebakaran ini, kata dia, akan diurusi oleh pihak Jasa Raharja. "Iya dong, kan penumpang yang penumpang kapal ini kan ada asuransi-asuransinya semua," ujarnya.
Informasi teranyar, 5 orang penumpang dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan 227 orang berhasil diselamatkan, sisanya belum diketahui.





