Sumenep, ERANASIONAL.COM – Kebakaran yang melanda KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026), tidak hanya mengancam keselamatan ratusan penumpang, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada ratusan kendaraan yang diangkut kapal tersebut.
Kapal penyeberangan yang melayani rute Surabaya–Makassar itu diketahui membawa 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK) saat insiden terjadi.
Selain itu, kapal mengangkut berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil, truk hingga alat berat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika kapal berada di perairan utara Kabupaten Sumenep.
Berdasarkan laporan sementara, kendaraan yang berada di atas kapal terdiri atas 15 unit sepeda motor, 25 mobil, 140 truk, dan satu unit alat berat. Seluruh kendaraan tersebut terdampak akibat kebakaran yang melanda kapal.
“Hingga saat ini tercatat satu unit kapal terbakar, dengan muatan 15 sepeda motor, 25 mobil, 140 truk, dan satu alat berat,” ujar Satriyo dalam laporan tertulisnya.
Pada proses evakuasi awal, hingga pukul 14.40 WIB masih terdapat sekitar 40 orang yang bertahan di atas kapal.
Tim SAR gabungan bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi terus melakukan penyelamatan terhadap para penumpang yang belum berhasil dievakuasi.
Satriyo menyebut pendataan korban masih terus dilakukan karena proses evakuasi berlangsung secara bertahap.
Sejumlah kapal dikerahkan untuk mempercepat penyelamatan penumpang dan awak kapal.
Perkembangan terbaru yang dirilis Kantor SAR Surabaya pada pukul 17.00 WIB menunjukkan sebanyak 227 orang berhasil diselamatkan, sementara lima penumpang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan data tersebut merupakan pembaruan terbaru berdasarkan laporan dari tim SAR di lapangan.
“Update pukul 17.00 WIB, korban berhasil dievakuasi sebanyak 227 orang dalam kondisi selamat dan lima orang meninggal dunia,” kata Nanang.
Ia menjelaskan, operasi penyelamatan melibatkan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Kapal Meratus Pematang Siantar menjadi armada yang mengevakuasi korban paling banyak, yakni 109 penumpang selamat serta dua korban meninggal dunia.
TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 orang dan mengevakuasi satu korban meninggal, sedangkan Meratus Project 3 membawa keluar 13 korban selamat dan satu korban meninggal.
Sementara itu, Kapal Icon Daniel mengevakuasi satu korban meninggal dunia. Adapun kapal Transco Arafura berhasil menyelamatkan 17 orang, Prakarsa Mas tujuh orang, SC Aila XVII tujuh orang, Selaras Mas tujuh orang, serta British Mentor dua orang dalam kondisi selamat.
Nanang mengatakan rincian tersebut merupakan hasil laporan yang diterima Kantor SAR Surabaya dari seluruh kapal yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Meski sebagian besar penumpang telah berhasil dievakuasi, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam operasi tersebut, TB Hasnur 26 dan British Mentor melakukan evakuasi langsung di titik kebakaran.
Sementara KN SAR 249 Permadi dan RIB 01 Sumenep bergerak menuju lokasi guna memperkuat proses pencarian dan penyelamatan.
BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Sumenep juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya untuk mendukung penanganan insiden hingga operasi dinyatakan selesai. []





