BGN soal Pemicu Keracunan Siswa di Semarang: Diduga Masaknya Jauh Lebih Awal

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono saat menyampaikan keterangan saat konferensi pers, di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (28/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono mengungkapkan dugaan sementara pemicu keracunan yang dialami ratusan siswa di SMK Negeri 6 Semarang, Jawa Tengah usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis atau MBG. (Sumber: KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan dugaan sementara pemicu keracunan yang dialami ratusan siswa dan guru di SMK Negeri 6 Semarang, Jawa Tengah, usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Dia menyebut berdasarkan hasil investigasi awal, pihaknya menduga insiden tersebut dipicu oleh beberapa bahan makanan yang masih dalam proses pemeriksaan laboratorium, serta waktu memasak yang dilakukan terlalu dini sebelum makanan didistribusikan.

"Sejauh ini, investigasi kita sejauh ini adalah dari bahan-bahan itu dan diduga memasaknya jauh lebih awal," kata Sudaryono, Sabtu (1/8/2026), dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG

Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan. Menurut penjelasan Sudaryono, hasil dari pemeriksaan tersebut keluar dalam 5-7 hari ke depan.

"Sejauh ini investigasi yang kami terima adalah ada beberapa bahan, ya ada daun singkong, ada bumbu rendang dan lain-lain, kita lagi cek minta dari Dinas Kesehatan untuk dicek lab-nya," ujarnya.

"Kita butuh waktu paling tidak ya 7 hari, 5 hari kerja begitu untuk sampai dengan hasilnya. Kemudian kita bisa lihat hasil lab-nya."

Untuk mencegah kejadian serupa, BGN juga tengah mempercepat penerapan sistem digital yang memungkinkan seluruh tahapan produksi makanan terdokumentasi dan dipantau secara menyeluruh, mulai dari waktu memasak, menu, hingga penggunaan bahan dan bumbu.

"Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang lagi kita paksa semua dapur, ada Korcam dan lain-lain, lagi kita paksa kita kerja pakai sistem. Jadi kapan kol mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita lock. Dan kita lagi siapkan ini (sistemnya). Kita kebut semua. Moga-moga seminggu dua minggu ini sudah beres," ujarnya.

"Kemudian, kita harapkan orang tua siswa, guru, dan barangkali Dinas Kesehatan bisa melihat jam berapa dimasak, apa saja yang dimasak, bumbu apa yang dimasukkan tuh harus kemudian tersistem, termonitor semua."

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bgn
  • dugaan keracunan siswa
  • semarang
  • dugaan keracunan mbg
  • mbg
  • penyebab
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jejak Asmara Bung Karno dan Fatmawati di Jalur KRL Green Line
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Aston Villa Gagal Pesta Gol di GBK, Unai Emery Ungkap Alasan Tak Terkejut dengan Perlawanan Indonesia All Stars
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Video: Jurus MI Berburu Imbal Hasil Terbaik di Tengah Sentimen Negatif
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Resep Snack Tinggi Protein Pakai Rice Paper
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pelatih Malaysia Panas Dingin, Mendadak Angkat Bendera Putih dan Sebut Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.