Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyalurkan bantuan langsung kepada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa di Prefektur Kumamoto, Jepang, sebagai bagian dari respons darurat pascabencana.
KBRI Kerahkan Tim Tanggap Darurat"Tim Tanggap Darurat KBRI Tokyo terus memantau kondisi WNI di Kumamoto dan menyalurkan bantuan langsung kepada WNI yang membutuhkan," kata Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir.
KBRI Tokyo mengerahkan tim tanggap darurat ke sejumlah lokasi penampungan untuk menyalurkan bantuan kepada WNI terdampak.
Sejak gempa melanda Kumamoto pada 28 Juli 2026, KBRI terus berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia untuk mendata dan membantu WNI yang terdampak.
KBRI juga mengimbau seluruh WNI tetap mewaspadai potensi gempa susulan dan mengikuti arahan otoritas Jepang.
Bantuan Logistik DisalurkanTim Tanggap Darurat yang dipimpin Sekretaris Pertama Fungsi Protokol Konsuler KBRI Tokyo Hernawan Bagaskoro Abid menyalurkan bantuan ke Kota Uki dan Kota Uto di Prefektur Kumamoto.
Bantuan yang diberikan meliputi air minum, mi instan, beras, dan obat-obatan melalui kerja sama dengan PPI Kumamoto dan Fumaku.
KBRI Tokyo menyampaikan keprihatinan atas bencana tersebut serta mengapresiasi solidaritas komunitas WNI dalam membantu sesama.
KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang dan masyarakat Indonesia untuk memantau perkembangan situasi.
Meski aktivitas masyarakat mulai pulih, kebutuhan logistik dan sejumlah fasilitas publik di Kumamoto masih belum sepenuhnya normal.




