Jakarta, VIVA – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiagakan 20 unit ambulans di Pelabuhan Kalianget, sebagai langkah antisipasi apabila korban kebakaran KM. Mutiara Sentosa II yang dievakuasi ke wilayah tersebut.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap para penumpang kapal.
"Jadi, dengan adanya kesiapan ini, jika ada penumpang kapal yang dibawa ke Sumenep, bisa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan," kata Fauzi, Minggu, 2 Agustus 2026.
- Ist
Menurutnya, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan tim penanganan bencana, untuk memastikan proses evakuasi maupun pelayanan kesehatan berjalan optimal.
Diketahui, KM. Mutiara Sentosa II terbakar di perairan Kabupaten Sumenep pada Minggu pagi saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar.
Berdasarkan data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hingga Minggu pukul 18.00 WIB, sebanyak 232 orang telah dievakuasi, terdiri atas 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Basarnas menyatakan operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan KN SAR 249 Permadi, RIB Sumenep, KRI Nala 363, serta sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian. (Ant).





