Tom Haye dinilai punya adaptabilitas tinggi

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia John Herdman mengakui gelandang Tom Haye punya tingkat adaptabilitas yang tinggi sehingga berperan krusial bagi tim menghadapi persaingan dalam Piala AFF 2026.

"Mengenai Tom (Haye), saya benar-benar terkesan dengan Tom atas performanya. Dia menunjukkan tingkat adaptabilitas yang tinggi," kata John Herdman dalam konferensi pers menjelang laga melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu.

Tom Haye, menurutnya, pernah dimainkan sebagai penyerang lubang (inside forward), penyerang utama, serta gelandang tengah. Namun, dia telah menunjukkan kemampuan serta komitmen yang besar terhadap tim.

Pemain Persib Bandung itu menunjukkan komitmen yang nyata terhadap rasa kebersamaan dalam tim dan kemampuan untuk tampil menonjol di momen-momen besar.

Herdman pun menyebutkan sejumlah kontribusi penting Tom dalam dua pertandingan sebelumnya, seperti tiga umpan yang menghasilkan gol (assist) saat melawan Kamboja, kemudian gol dari tendangan bebas saat melawan Timor Leste, yang menurut Hermand, berada pada level yang berbeda.

Baca juga: Rizky Ridho hadapi tugas besar lawan penyerang Vietnam

"Jadi bagi kami, dia adalah pemain yang penting," katanya.

Meski demikian, Herdman mengatakan bahwa dalam sebuah turnamen, tim tidak bisa hanya bergantung pada pemain yang sama di setiap pertandingan agar pemain-pemain unggulan lain juga akan muncul.

Pelatih asal Inggris mengatakan laga melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/8), merupakan ujian terbesar bagi Tom Haye dan kawan-kawan dalam turnamen.

Vietnam dinilai sebagai tim yang sangat tangguh, tetapi anak-anak asuhan Herdman sudah siap bersaing merebut tiga poin untuk mengamankan tempat pada babak semi final.

"Mereka siap untuk bertarung, mereka siap untuk menunjukkannya kepada para penggemar mereka," katanya.

Baca juga: Vietnam siap hadapi tekanan suporter Indonesia di Pakansari

Herdman menambahkan hal yang bisa dikendalikan adalah identitas tim, penerapan gaya permainan sendiri, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

"Besok adalah pertandingan besar. Tapi, itu tetap hanya sebuah pertandingan dalam proses menuju babak final," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Naikkan Status Peringatan Perjalanan ke Ceuta akibat Krisis Migran
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sandara Park Siapkan Proyek Baru untuk Penggemar Asia Tenggara
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pj Sekdaprov Sumut Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya, Prestasi, dan Semangat Persatuan
• 14 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-Raja Timor
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
BGN Suspend SPPG di Semarang usai 707 Orang Diduga Keracunan MBG
• 19 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.