PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada semester I-2026.
IDXChannel - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada semester I-2026. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh tingginya lonjakan penjualan bus listrik serta pemulihan pada industri komponen otomotif.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per akhir Juni 2026, VKTR mengantongi laba bersih sebesar Rp10,08 miliar, tumbuh 25 persen secara tahunan. Capaian tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,05 miliar.
Kenaikan pada bottom line ini sejalan dengan realisasi penjualan bersih perseroan yang melesat 56 persen secara year on year (YoY) menjadi Rp646,62 miliar. Dari sisi profitabilitas, laba usaha VKTR meroket dari posisi Rp807 juta menjadi Rp16,02 miliar berkat efisiensi operasional serta optimalisasi struktur biaya internal.
Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk A. Ardiansyah Bakrie menyampaikan bahwa capaian positif pada paruh pertama tahun 2026 ini mencerminkan ketahanan model bisnis perseroan di dua lini utama, yaitu segmen kendaraan listrik komersial dan manufaktur suku cadang.
“Selain meningkatnya adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia, pemulihan industri otomotif nasional juga turut mendorong peningkatan permintaan terhadap produk komponen otomotif perseroan,” ujar Ardiansyah dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (2/8/2026).
Sepanjang semester I-2026, VKTR telah merampungkan penyerahan 30 unit bus listrik berukuran 12 meter kepada operator TransJakarta. Dengan pasokan tambahan tersebut, VKTR kini secara kumulatif telah menyalurkan 152 unit bus listrik, atau berkontribusi sekitar 30 persen dari total armada bus listrik yang beroperasi di dalam jaringan TransJakarta.
Selain menyasar armada transportasi umum, perseroan juga mulai memperluas penetrasi ke sektor logistik dan korporasi lewat pengiriman kendaraan listrik Transporter LOKON di Malang, Jawa Timur, serta penyediaan armada untuk ekosistem Kelompok Usaha Bakrie.
Memasuki semester II-2026, VKTR tengah memproses penyelesaian pesanan bus listrik dalam jumlah besar (bulk order) untuk program peremajaan armada transportasi publik di Jawa Tengah, yang dijadwalkan mulai dikirimkan pada kuartal III-2026.
Sementara itu, untuk memperkuat ekspansi bisnisnya, perseroan saat ini sedang memproses pendaftaran aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue.
Sebagian besar dana yang dihimpun dari aksi korporasi tersebut rencananya akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan bisnis entitas anak perseroan yang bergerak di bidang penyediaan solusi kendaraan listrik berbasis skema sewa.
(Rahmat Fiansyah)





