jpnn.com, SURABAYA - PT Jasa Raharja menjamin seluruh korban insiden kebakaran KM Mutiara Santosa II yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Kepulauan Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8).
Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengalami kebakaran saat berlayar. Hingga kini, proses evakuasi serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh instansi terkait.
BACA JUGA: Kecelakaan Pesawat di Peru, 13 Tewas
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan seluruh penumpang KM Mutiara Santosa II dijamin oleh Jasa Raharja sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh proses identifikasi dan pendataan korban berjalan cepat dan akurat agar hak-hak korban maupun ahli waris dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Tubagus Angke, Mahasiswi Asal Purworejo Tewas Terlindas Truk
Dari data sementara dari Basarnas, KM Mutiara Santosa II yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengangkut ratusan penumpang. Hingga Minggu, sebanyak 232 penumpang berhasil dievakuasi, sementara lima penumpang dilaporkan meninggal dunia.
Data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui secara berkala sesuai hasil pendataan resmi di lapangan.
BACA JUGA: Petugas Damkar DKI Gugur Saat Bertugas Padamkan Kebakaran di Jaktim
Jasa Raharja melalui Kantor Wilayah Jawa Timur dan Kantor Cabang Pamekasan telah melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Kalianget, Basarnas, Polresta Sumenep, serta instansi terkait lainnya. Petugas Jasa Raharja juga disiagakan di Posko Bersama Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dan Posko Pelabuhan Tanjung Perak untuk memantau perkembangan proses evakuasi serta pendataan korban.
"Jasa Raharja berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada korban maupun keluarga korban. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penjaminan dan penyelesaian hak korban dapat dilakukan secepat mungkin," ujar Awaluddin. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 3 Kapal Terbakar di Muara Angke, Kerugian Capai Rp 1,5 Miliar
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




