Drone Ukraina Tewaskan 8 Orang di Rusia, Gudang Wildberries Ikut Diserang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Delapan orang tewas akibat serangan drone Ukraina yang menghantam sejumlah wilayah Rusia sejak Sabtu (2/8) malam hingga Minggu (3/8). Selain itu, serangan juga menyasar fasilitas industri, permukiman warga hingga gudang milik perusahaan e-commerce terbesar Rusia, Wildberries.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah mencegat dan menghancurkan 635 drone Ukraina yang diluncurkan sepanjang malam.

Dikutip Reuters, salah satu serangan menghantam gudang Wildberries di wilayah Samara, sekitar 800 kilometer dari garis depan perang. Gubernur Samara Vyacheslav Fedorishchev mengatakan serangan tersebut memicu kebakaran, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Wildberries merupakan platform perdagangan daring terbesar di Rusia dan kerap disebut sebagai pesaing Amazon di negara tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah fasilitas perusahaan itu beberapa kali menjadi sasaran serangan drone.

Permukiman dan Fasilitas Strategis Jadi Sasaran

Korban jiwa juga dilaporkan di wilayah Saratov. Gubernur Roman Busargin mengatakan dua warga tewas setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal di Kota Engels.

Selain kawasan permukiman, sejumlah infrastruktur sipil di Engels dan Saratov turut mengalami kerusakan.

Wilayah Saratov memiliki kilang minyak besar, sementara Engels menjadi lokasi pangkalan udara militer Rusia. Kedua kawasan tersebut berulang kali menjadi sasaran serangan Ukraina sejak perang berlangsung.

Militer Ukraina mengklaim pasukannya berhasil menyerang kilang minyak Saratov dan pangkalan udara Engels hingga memicu kebakaran di kedua lokasi tersebut.

Kiev menyatakan telah menggempur sebuah depot penyimpanan minyak di wilayah Kaluga, Rusia barat.

Di wilayah Udmurtia, tiga orang dilaporkan tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan drone. Sementara di wilayah perbatasan Belgorod, otoritas setempat melaporkan tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Di Bashkortostan, Gubernur Radiy Khabirov mengatakan sistem pertahanan udara Rusia berhasil menggagalkan serangan drone yang menyasar kawasan industri di ibu kota regional Ufa. Salah satu drone ditembak jatuh, namun sempat memicu kebakaran yang kemudian berhasil dikendalikan.

Rusia Klaim Balas Serang Ukraina

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan militernya melancarkan serangan balasan ke sejumlah target di Ukraina.

Moskow mengeklaim menghantam fasilitas infrastruktur serta dua kapal yang membawa muatan militer di Pelabuhan Mykolaiv. Rusia juga mengaku menyerang sebuah kapal lain yang mengangkut perlengkapan militer di Laut Hitam.

Sementara otoritas Ukraina melaporkan serangan Rusia juga menimbulkan korban jiwa.

Gubernur Zaporizhzhia Ivan Fedorov mengatakan, bom luncur yang dijatuhkan Rusia menghantam kota tersebut, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 21 lainnya.

Serangan saling balas antara Rusia dan Ukraina terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kiev semakin sering menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang sasaran ekonomi, energi, dan logistik jauh di dalam wilayah Rusia, sementara Moskow terus menggempur berbagai kota di Ukraina dengan rudal, drone, dan bom berpemandu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Tak Diculik, Polisi Akan Hentikan Penyelidikan
• 8 jam lalukompas.com
thumb
JSD Blok M Festival 2026 dorong peningkatan ekonomi lewat fashion
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Gempa Hari Ini Guncang Lumajang Jatim Berpusat di Laut, Cek Magnitudonya
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
2 Pria Ditangkap Usai Curi Kabel Tanam di Ancol Jakut, Uangnya untuk Beli Narkoba
• 7 jam lalukompas.com
thumb
236 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi, 5 di Antaranya Meninggal
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.