Pilu Petugas Damkar Gugur saat Bertugas, Pemprov DKI Ungkap Bahaya TPS Ilegal

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berduka atas gugurnya Kepala Regu Sektor Cipayung Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Andriyono, saat bertugas memadamkan kebakaran di lokasi pembuangan sampah ilegal di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8).

Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar Gulkarmat, tetapi juga menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta yang memastikan akan menindak praktik pembuangan sampah ilegal di lokasi tersebut.

Gugur Saat Bertugas Memadamkan Kebakaran

Kebakaran terjadi di lokasi penumpukan sampah yang selama ini digunakan sebagai tempat pembuangan ilegal. Api diduga bermula dari pembakaran ban sebelum akhirnya membesar.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 10 unit mobil pemadam beserta 50 personel untuk melakukan pemadaman.

Dalam operasi tersebut, Andriyono bertugas mencari sumber air dan melakukan penyambungan selang sebagai bagian dari dukungan operasi.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan almarhum tidak berada di titik penyerangan api secara langsung.

"Dalam pelaksanaan operasi tersebut, almarhum bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi dan tidak berada pada posisi penyerangan atau pemadaman api secara langsung," kata Bayu.

Saat menjalankan tugas, Andriyono tiba-tiba mengeluhkan nyeri dada.

"Saat melakukan penyambungan selang, almarhum tiba-tiba mengeluhkan nyeri pada bagian dada. Rekan kerja kemudian segera meminta bantuan medis," ujarnya.

Andriyono sempat mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dilarikan ke RS Harapan Bunda. Tim medis telah melakukan resusitasi jantung paru (RJP), namun nyawanya tidak tertolong.

"Almarhum mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Di rumah sakit, tim medis telah melakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP). Namun, almarhum dinyatakan wafat pada pukul 13.30 WIB. Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," kata Bayu.

Dinas Gulkarmat memastikan hak-hak almarhum akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemprov DKI Sampaikan Duka

Melalui akun resmi media sosial, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Andriyono.

"Segenap keluarga besar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta turut berduka cita atas wafatnya Andriyono, Kepala Regu Sektor Cipayung Suku Dinas Gulkarmat Kota Administrasi Jakarta Timur."

Dinas Gulkarmat juga mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan."

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara kembali menyampaikan duka cita sekaligus memastikan hak-hak almarhum akan dipenuhi.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum serta akan memastikan pemenuhan hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku."

TPS Ilegal Jadi Sorotan

Usai kebakaran, Pemprov DKI Jakarta menegaskan lokasi tersebut bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi, melainkan lahan yang selama ini digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah secara ilegal.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan petugas masih melakukan pendinginan karena bara api masih tersisa di bawah timbunan sampah.

"Fokus penanganan saat ini adalah api yang berada di bawah tumpukan sampah. Permukaannya mungkin sudah basah, tetapi asap masih cukup banyak. Hal itu menandakan masih ada potensi perambatan api hingga kedalaman sekitar satu hingga dua meter," kata Marulina.

Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup mulai mengangkut sampah di area yang dinyatakan aman sebelum melanjutkan pembersihan di lokasi bekas kebakaran.

Marulina menegaskan Pemprov akan menindak praktik pembuangan sampah liar.

"Per Senin besok, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi kebakaran tersebut. Pihak yang melakukan pembuangan sampah secara ilegal akan mendapat sanksi tegas," ujarnya.

Warga Diminta Disiplin Kelola Sampah

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim mengatakan peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa praktik membuang sampah secara ilegal dapat memicu bencana sekaligus membahayakan keselamatan petugas.

"Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi seluruh warga. Membuang dan menumpuk sampah secara ilegal bukan hanya mencemari lingkungan, mengganggu kesehatan, dan merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini," kata Chico.

Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang telah disediakan pemerintah dan tidak lagi membuang sampah di lokasi yang bukan peruntukannya.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga maupun jenis sampah lainnya. Gunakan fasilitas yang telah disediakan, ikuti jadwal pengangkutan, dan jangan buang sampah sembarangan. Kepedulian kecil dari setiap warga akan berdampak besar bagi keselamatan bersama dan kualitas lingkungan Jakarta."

Chico juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh personel Gulkarmat yang tetap bertugas menangani kebakaran.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Gulkarmat yang terus bekerja dengan penuh pengabdian. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Tengah Geopolitik Panas, Pengamat Sebut Emas Diprediksi Tetap Jadi Primadona Investor
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Persebaya Store Direncanakan Hadir di Pasar Tunjungan, Dorong UMKM dan Ekonomi Surabaya
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sederet Fakta tentang Graduation Blues
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.