Jakarta: Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) kini tak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif untuk memperluas pasar. Hal itu ditandai dengan penyelenggaraan The Local Market edisi Pasar Wiwitan yang digelar pada 1-2 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi The Local Market, Creative Event Entertainment, Artha Graha Group, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI), dan Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF). Penyelenggara menargetkan agenda ini menjadi kegiatan rutin pada akhir pekan pertama setiap bulan.
Hampir 200 tenant lokal ambil bagian dalam penyelenggaraan perdana di kawasan SCBD. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, produk lokal, serta pelaku industri kreatif.
Pendiri KuKa sekaligus penggagas The Local Market, Titonius Karto, mengatakan konsep acara dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menghubungkan masyarakat dengan para pelaku usaha lokal.
"The Local Market ingin menjadi ruang di mana orang datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk merasakan. Ada karya lokal, makanan, musik, budaya, dan percakapan langsung dengan para pembuatnya. Pengunjung pulang membawa pengalaman dan cerita," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Agustus 2026.
SCDB akan dijadikan ruang ekonomi kreatif UMKM. Foto: dok istimewa.
Baca Juga :
The Local Market Pasar Wiwitan, Wadah Kolaborasi Ekraf dan UMKMWakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai keberadaan ruang publik yang berkelanjutan menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
"Setiap minggu pertama tiap bulan, kawasan SCBD menjadi simbol kolaborasi yang menghadirkan ruang bagi produk-produk kreatif lokal," kata Irene.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. Menurut dia, kurasi terhadap pelaku usaha lokal menjadi langkah penting untuk memperluas eksposur produk sekaligus menghadirkan ruang publik yang ramah bagi keluarga.
Associate Director Bank Artha Graha Internasional Tomy Jongelis mengatakan dukungan perseroan terhadap penyelenggaraan The Local Market merupakan bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan dan penguatan UMKM.
Menurut dia, dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan sistem pembayaran nontunai, layanan keuangan bagi pelaku usaha, serta pemanfaatan kawasan SCBD sebagai ruang promosi bagi produk lokal.
Selain menghadirkan hampir 200 tenant, The Local Market juga menyuguhkan beragam kegiatan, mulai dari bazar kuliner, lokakarya interaktif, hingga pertunjukan seni budaya dari Sanggar Widya Pramana, Yogyakarta.




