Aktor senior Diding Boneng meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan oleh Sanggar Perkasa lewat unggahan di akun Instagram mereka.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar @sanggar_perkasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya opa @didingasli," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Pihak Sanggar Perkasa mengucapkan terima kasih atas segala ilmu, pengalaman, semangat, dan inspirasi yang telah Diding Boneng berikan kepada anak-anak di Sanggar Perkasa.
"Kebaikan serta dedikasi Bung dalam berbagi ilmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan kami," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Doa untuk Mendiang Diding BonengPihak Sanggar Perkasa mendoakan agar Tuhan menerima seluruh amal ibadah Diding Boneng, mengampuni segala kesalahannya, dan melapangkan kuburnya.
"Serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Selain itu, pihak Sanggar Perkasa mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Lestarikan Ilmu Diding BonengMenurut pihak Sanggar Perkasa, jasa dan ilmu yang telah Diding Boneng berikan akan terus mereka lestarikan.
"Selamat jalan, Bung, Abang, Opa, Diding. Jasa dan ilmu yang telah Bung titipkan akan terus hidup dalam setiap langkah dan karya anak-anak Sanggar Perkasa. Al-Fatihah," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Diding Boneng memiliki nama asli Zainal Abidin. Ia meninggal dunia di usia 76 tahun. Meski begitu, belum diketahui penyebab meninggalnya Diding.
Diding Boneng Punya Riwayat AsmaNamun, Diding Boneng sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada Februari lalu. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan serius.
Diding Boneng mengidap sakit itu sejak beberapa tahun belakangan. Kondisinya memburuk saat ia sedang beristirahat, hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
"Saya memang punya asma, menurut dokter. Malam-malam, asma itu datang. Saya masih di rumah. Nah, sampai enggak bisa napas saya. Sesak habis," kata Diding di Radjak Hospital Salemba, Jakarta Pusat.





