Ambeien Saat Hamil dan Benjolan yang Keluar: Ini yang Perlu Bunda Tahu

theasianparent.com
6 jam lalu
Cover Berita

Ambeien (wasir) adalah keluhan yang sangat umum selama kehamilan, terutama di trimester kedua dan ketiga. Benjolan yang keluar dari area anus bisa jadi tanda ambeien eksternal atau ambeien internal yang prolaps — kondisi yang tidak berbahaya bagi janin, tapi bisa sangat tidak nyaman bagi Bunda. Kabar baiknya, sebagian besar kasus ambeien saat hamil bisa dikelola dengan perubahan pola makan, kebiasaan sehari-hari, dan bantuan dokter jika diperlukan.

Mengapa Ambeien Sangat Umum Saat Hamil?

Bunda tidak sendirian. Ini bukan keluhan yang malu-maluin — ini kondisi yang dialami banyak ibu hamil, hanya saja jarang dibicarakan terbuka.

Saat hamil, rahim yang terus membesar memberikan tekanan ekstra ke pembuluh darah di sekitar panggul dan rektum. Tekanan inilah yang membuat pembuluh darah melebar dan akhirnya membentuk wasir. Ditambah lagi, hormon progesteron yang meningkat pesat selama kehamilan membuat dinding pembuluh darah lebih kendur dan mudah membengkak. Konstipasi — yang juga umum di trimester pertama karena efek zat besi dalam suplemen prenatal — makin memperparah situasi karena Bunda jadi mengejan lebih keras saat BAB.

Ambeien bisa muncul pertama kali saat hamil, atau kambuh kalau Bunda pernah mengalaminya sebelumnya.

Benjolan yang Keluar Itu Apa Sebenarnya?

Ini pertanyaan yang paling sering bikin Bunda khawatir. Ada dua jenis ambeien yang perlu diketahui:

Ambeien Internal
Terbentuk di dalam rektum. Biasanya tidak terasa sakit karena di sana tidak banyak ujung saraf. Tapi kalau sudah membesar, bisa menonjol keluar saat BAB atau mengejan — inilah yang disebut prolaps. Benjolannya terasa lembut, mungkin sedikit berdarah, dan kadang bisa didorong masuk kembali dengan lembut menggunakan jari.

Ambeien Eksternal
Terbentuk di bawah kulit di sekitar lubang anus. Ini yang biasanya lebih terasa — gatal, perih, dan benjolannya bisa terlihat jelas dari luar. Kalau terbentuk gumpalan darah di dalamnya (trombosis), rasanya bisa sangat nyeri dalam 24–72 jam pertama.

Kalau Bunda merasakan benjolan yang keluar, kemungkinan besar itu ambeien internal yang prolaps atau ambeien eksternal. Keduanya perlu dievaluasi dokter, terutama kalau disertai perdarahan yang cukup banyak.

Apa Bedanya Ambeien dengan Kondisi Lain yang Gejalanya Mirip?

Tidak semua benjolan di area anus adalah ambeien. Berikut panduan singkat untuk membantu Bunda membedakannya sebelum ke dokter:

Ciri Ambeien Skin Tag Abses Perianal Lokasi Di dalam atau tepat di luar anus Di kulit luar sekitar anus Di sekitar anus, bisa agak jauh Tekstur Lunak, kadang berdarah Lunak, tidak berdarah Keras, hangat, sangat nyeri Nyeri Bervariasi — bisa tidak terasa sampai sangat sakit Tidak nyeri Sangat nyeri, terus-menerus Warna Merah muda atau kemerahan Warna kulit Merah, membengkak Perlu segera ke dokter? Kalau ada perdarahan banyak atau tidak bisa masuk Tidak mendesak Ya, segera

Kalau Bunda tidak yakin, periksa ke dokter kandungan atau dokter umum — tidak perlu malu, ini kondisi medis biasa.

Gejala Ambeien Saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar ambeien saat hamil ringan dan bisa ditangani sendiri di rumah. Tapi ada tanda-tanda yang harus membuat Bunda segera ke dokter:

✅ Perdarahan dari anus yang cukup banyak atau tidak berhenti
✅ Benjolan tidak bisa masuk kembali ke dalam setelah didorong lembut
✅ Nyeri sangat hebat yang tiba-tiba (kemungkinan trombosis)
✅ Demam disertai nyeri di area anus (bisa tanda infeksi)
✅ Ada lendir atau nanah keluar bersama feses

Perdarahan sedikit saat BAB, yang warnanya merah segar dan hanya ada di tisu, biasanya berasal dari ambeien dan bukan hal darurat — tapi tetap perlu dilaporkan ke dokter kandungan Bunda di kunjungan berikutnya.

Cara Meringankan Ambeien Saat Hamil: Yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah Ubah pola makan dulu

Ini langkah pertama yang paling berdampak. Pastikan Bunda cukup konsumsi serat — sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Di Indonesia, makanan seperti pepaya, ubi rebus, dan bayam bisa jadi pilihan sederhana yang mudah didapat. Minum air putih minimal 8 gelas sehari juga penting untuk mencegah tinja mengeras.

Hindari terlalu lama duduk di toilet. Mengejan lama bukan cuma menyakitkan, tapi juga memperburuk ambeien secara langsung.

Kompres dan rendam

Kompres area yang sakit dengan kain bersih yang sudah dibasahi air dingin bisa membantu mengurangi bengkak dan meredakan nyeri sementara. Banyak dokter juga menyarankan sitz bath — merendam area bokong dalam air hangat dangkal selama 10–15 menit, beberapa kali sehari. Di Indonesia, cara ini mudah dilakukan dengan baskom bersih.

Posisi tidur

Tidur miring ke kiri — posisi yang memang dianjurkan untuk ibu hamil — secara tidak langsung juga membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah di rektum. Jangan tidur telentang dalam waktu lama, terutama di trimester ketiga.

Bergerak aktif

Jalan kaki ringan 20–30 menit sehari membantu pergerakan usus dan mengurangi tekanan di pembuluh darah panggul. Bunda tidak perlu olahraga berat — jalan santai pagi di sekitar kompleks sudah cukup membantu.

Obat dan Produk yang Aman untuk Ambeien Saat Hamil

Sebelum menggunakan obat apapun, tanya dulu ke dokter kandungan Bunda. Beberapa produk yang umumnya dianggap aman:

Krim atau salep ambeien topikal — seperti yang mengandung lidokain atau hidrokortison ringan. Di apotek Indonesia ada beberapa merek yang dijual bebas, tapi tetap konfirmasi ke dokter atau apoteker bahwa produk tersebut aman untuk ibu hamil. Suplemen serat seperti psyllium husk (bisa ditemukan di apotek besar atau toko kesehatan). Suppositoria gliserin untuk membantu melunakkan tinja — umumnya dianggap aman, tapi tetap tanya dokter.

Yang perlu dihindari: obat pencahar stimulan (yang mengandung senna atau bisacodyl) tanpa anjuran dokter, karena bisa memicu kontraksi.

Apakah Ambeien Berpengaruh pada Proses Persalinan?

Ini pertanyaan yang sering muncul, dan jawabannya: ambeien tidak membahayakan janin atau proses persalinan normal secara langsung. Tapi saat persalinan normal, proses mengejan bisa membuat ambeien yang sudah ada semakin membengkak atau memicu ambeien baru. Itulah mengapa banyak ibu baru mengeluh ambeiennya memburuk tepat setelah melahirkan.

Kalau Bunda punya riwayat ambeien yang berat, diskusikan dengan dokter kandungan — bukan untuk mengubah metode persalinan, tapi agar dokter bisa memberikan penanganan yang tepat setelah bayi lahir.

Kapan Ambeien Akan Hilang Setelah Melahirkan?

Banyak kasus ambeien yang muncul selama kehamilan membaik dalam beberapa minggu setelah melahirkan, seiring berkurangnya tekanan pada pembuluh darah dan kembali normalnya hormon. Tapi tidak semua kasus hilang sendiri — terutama kalau ambeiennya sudah cukup besar atau berlangsung lama.

Kalau setelah 6–8 minggu pascamelahirkan ambeien masih terasa atau benjolannya menetap, konsultasikan ke dokter bedah atau spesialis proktologi. Ada beberapa pilihan penanganan non-bedah seperti ligasi pita karet yang bisa dilakukan secara rawat jalan.

Bunda Tidak Sendiri — Banyak Ibu Hamil Mengalami Ini

Kalau Bunda merasa tidak enak berbagi cerita ini bahkan ke sesama ibu, tahu tidak — ketidaknyamanan fisik saat hamil jauh lebih umum dari yang kelihatan. Dalam sebuah poll di komunitas theAsianparent, 90% dari lebih dari 39.000 responden mengaku pernah mengalami keputihan saat hamil — dan itu hanya satu dari sekian banyak keluhan fisik yang jarang dibicarakan terbuka padahal hampir semua ibu mengalaminya. Ambeien masuk dalam kategori yang sama: sangat umum, sering diam-diam dirasakan, jarang diakui.

Frequently Asked Questions Apakah ambeien saat hamil berbahaya untuk janin?

Tidak. Ambeien adalah kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah di area rektum Bunda, tidak berhubungan langsung dengan kehamilan atau perkembangan janin. Janin tetap aman di dalam rahim.

Bolehkah saya mendorong benjolan ambeien masuk kembali?

Untuk ambeien internal yang prolaps dan benjolannya lunak, dokter umumnya memperbolehkan mendorongnya masuk dengan lembut menggunakan jari yang bersih. Tapi kalau terasa sakit, keras, atau tidak mau masuk, jangan dipaksakan — segera periksakan ke dokter.

Apakah ambeien saat hamil harus dioperasi?

Operasi ambeien selama kehamilan sangat jarang dilakukan dan biasanya hanya menjadi pilihan terakhir untuk kasus trombosis yang sangat parah. Sebagian besar kasus bisa ditangani dengan perubahan gaya hidup dan penanganan medis ringan.

Saya BAB berdarah — apakah itu pasti dari ambeien?

Perdarahan merah segar yang hanya terlihat di tisu toilet setelah BAB memang paling sering berasal dari ambeien. Tapi perdarahan yang banyak, bercampur dengan tinja, berwarna gelap, atau disertai nyeri perut harus segera diperiksa dokter karena bisa ada penyebab lain.

Suplemen zat besi dari dokter kandungan bikin saya sembelit parah — apa yang harus dilakukan?

Ini sangat umum. Bunda bisa minta dokter untuk merekomendasikan suplemen zat besi yang lebih mudah ditoleransi sistem pencernaan, atau menambahkan suplemen serat. Jangan berhenti minum suplemen zat besi sendiri tanpa konsultasi.

Apakah sitz bath aman untuk ibu hamil?

Ya, sitz bath dengan air hangat (bukan panas) umumnya aman dan memang dianjurkan untuk meredakan gejala ambeien saat hamil. Hindari air yang terlalu panas karena bisa menurunkan tekanan darah secara tiba-tiba.

Ambeien saya kambuh lagi di kehamilan kedua — apakah ini normal?

Ya. Kalau pernah mengalami ambeien sebelumnya, kemungkinan kambuh saat hamil lagi cukup tinggi. Terapkan pencegahan sejak dini: cukup serat, banyak minum air, dan hindari mengejan berlebihan.

Bisa tidak ambeien dicegah sejak awal kehamilan?

Tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, tapi risikonya bisa dikurangi. Mulai jaga asupan serat dan hidrasi dari trimester pertama, rutin bergerak, dan jangan menunda BAB saat sudah terasa.

Krim ambeien yang dijual bebas di apotek aman untuk ibu hamil?

Sebagian aman, sebagian perlu pertimbangan. Selalu baca kandungan dan tanya apoteker atau dokter sebelum menggunakan, karena beberapa bahan aktif belum cukup diteliti keamanannya pada ibu hamil.

Setelah melahirkan, ambeien saya malah makin parah — apa yang harus dilakukan?

Ini sangat umum terjadi setelah persalinan normal karena proses mengejan. Lanjutkan sitz bath, jaga asupan serat, dan konsultasikan ke dokter kalau tidak membaik dalam 2–4 minggu. Dokter mungkin akan merujuk ke spesialis untuk penanganan lanjutan jika diperlukan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian PKP Gelontorkan Rp7,4 Triliun Bangun Rumah Terdampak Bencana Sumatera
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Spanyol Kecam Reaksi Uni Eropa usai 60 Ribu Migran Masuk Ceuta, Sebut Egois dan Melanggar Hukum
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Daftar Harga BBM Pertamina Senin 3 Agustus 2026: Pertamax Turun, Bensin Subsidi Stabil
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Ternyata Negara yang Lawan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah, Bukan Jokowi
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indonesia Tegaskan Komitmen Restorasi dan Konservasi Terumbu Karang
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.