Arema FC bersiap menghadapi Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya di semifinal Piala Presiden 2026. Pertandingan semifinal ini diputuskan diadakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8).
Arema FC pun bersiap untuk menghadapi laga semifinal yang diputuskan penyelenggara diadakan di Bali. Tim Singo Edan saat ini masih berada di Bandung, pasca laga kualifikasi grup dan direncanakan akan langsung terbang ke Bali.
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa skuad Singo Edan tidak terpengaruh oleh penetapan lokasi pertandingan di Bali. Harus berpindah lokasi dengan jeda waktu singkat, anak asuhnya diminta tetap fokus penuh mengejar tiket ke babak final pada laga yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 4 Agustus 2026 tersebut.
"Di mana pun tempatnya, kami harus memainkan pertandingan semifinal ini karena kami telah berjuang dan memenangkan tiket tersebut. Ini akan menjadi pertandingan besar, derby terbesar di Indonesia," tegas Marcos Santos, dikonfirmasi pada Senin (3/8).
Menurutnya, modal positif sejak fase grup menjadi penyemangat anak asuhnya. Dirinya dan tim ingin mempertahankan tren positif tersebut meskipun Piala Presiden merupakan turnamen pra-musim menjelang musim 2026 - 2027.
"Kami datang ke semifinal dengan kondisi sangat kuat berkat dua kemenangan di laga sebelumnya. Kami siap melaju ke final dengan tetap menghormati Persebaya, tetapi kami akan memberikan perlawanan terbaik dan mengingat bahwa Arema adalah pemenang terbanyak di turnamen ini," tukasnya.
Saat ini skuad Singo Edan masih berada di Bandung, rencananya Senin (3/8) tim kebanggaan masyarakat Malang itu akan terbang ke Bali langsung.





