Saham Alibaba Group naik di Hong Kong pada Senin (3/8/2028), setelah raksasa teknologi China tersebut merilis model kecerdasan buatan (AI) terbarunya,
IDXChannel - Saham Alibaba Group naik di Hong Kong pada Senin (3/8/2028), setelah raksasa teknologi China tersebut merilis model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Qwen 3.8-MAX, secara luas.
Dilansir dari Investing, saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong naik enam persen pada awal perdagangan.
Alibaba mengatakan bahwa Qwen 3.8-MAX memiliki kemampuan yang lebih tingggi dalam penalaran, pengkodean, kemampuan agen, dan pemahaman multimodal, sembari menawarkan biaya inferensi yang lebih rendah daripada versi sebelumnya.
Model baru ini, yang dibangun di atas arsitektur Qwen 3.5, memiliki 2,4 triliun parameter dengan 95 miliar parameter aktif.
Qwen 3.8-MAX akan menjadi Qwen kelas Max pertama yang akan dirilis sebagai model AI open-weight.
Uji benchmark menunjukkan Qwen 3.8-MAX secara umum kompetitif dengan model AI terkemuka dari OpenAI dan Anthropic, mengungguli mereka dalam beberapa benchmark pengkodean, multimodal, dan rekayasa, sementara tertinggal dalam beberapa uji penalaran tujuan umum.
Alibaba terus meningkatkan investasi dalam infrastruktur AI dan komputasi awan untuk bersaing dengan pesaing domestik termasuk DeepSeek, Baidu, dan Tencent, sekaligus menantang model-model terkemuka Amerika Serikat (AS). (Wahyu Dwi Anggoro)





