Polisi Ungkap Detik-Detik Botol Urine Bersih Milik Pilot Malaysia untuk Kelabui Petugas Ditemukan

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap detik-detik penemuan botol urine “bersih” milik pilot maskapai Malaysia berinisial MS (39) yang digunakan untuk mengelabui petugas.

Kepala Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan botol berisi urine bersih ini ditemukan saat pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Jadi pada saat diperiksa itu kami nemuin dia itu bawa botol, isinya urine. Waktu kita tanya, urine yang bersih, yang sebelum dia makai,” kata Hengky, kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Hengky menerangkan pilot ini diketahui memang sudah pemain narkoba. Yang bersangkutan sengaja membawa botol berisi urine bersih yang akan digunakan saat ada sidak.

“Jadi memang ini sudah pemain. Dia tahu misalnya nanti ada sidak oleh maskapai, sidak oleh misalnya otoritas bandara, nah dia pakai urine itu nanti rencana dia,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, MS ternyata bukan hanya positif mengonsumsi tiga jenis narkoba saja, tapi juga kedapatan membawa botol urine “bersih” untuk mengelabui petugas.  

Hengky mengungkapkan MS dinyatakan positif mengonsumsi sabu, ineks dan kokain.

Pada akhirnya MS berhasil ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta atas dugaan penyelundupan narkoba.  

"Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks dan kokain. Jadi pada saat terbang itu sedang memakai," ujarnya.

Sementara itu, Humas Bea Cukai Soekarno-Hatta Satria Yudhatama mengatakan MS sempat mencoba mengelabui petugas dengan cara membawa botol urine yang “bersih” sebagai antisipasi apabila diperiksa.  

"Berdasarkan informasi dari unit pengawasan bahwa betul ditemukan botol berisi urine, antisipasi yang bersangkutan apabila dilakukan tes urine," kata Satria. 

Botol berisi urine “bersih” itu, sambungnya, belum sempat digunakannya. Berdasarkan keterangan yang didapatnya, botol berisi urine “bersih” itu akan digunakan MS apabila ada tes dadakan. 

"Di dalam tas tersangka ditemukan botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata urine. Dari pengakuan botol tersebut berisi urine bersih sebelum yang bersangkutan mengkonsumsi narkotika. Jadi jika ada tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan akan digunakan yang di botol tersebut," ungkapnya. (ars/nsi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Perjelas Aturan Dagang Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Boleh Diekspor
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Mengenal Nama-Nama Profesi dalam Bahasa Mandarin- Xué Hàn Yu
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Truk Blong di Turunan lalu Hantam 4 Kendaraan di Pasaman, Berujung Masuk Jurang
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Eka Yeimo Ajak Pelajar Papua Tengah Isi Kemerdekaan Lewat Prestasi pada LCC Empat Pilar MPR RI
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pendinginan Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati Berlanjut, Bara Api Masih Tersisa
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.