Momen menarik yang mengundang tawa terjadi saat Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan sambutan dalam pembukaan Training of Trainers (ToT) Akademi Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (3/8).
Di tengah pidatonya, Bahlil didatangi dan dicolek oleh ajudannya. Kedatangan ajudan itu membuat Bahlil menghentikan sejenak pidatonya dan berkelakar bahwa konsentrasinya menjadi buyar karena dipanggil Presiden Prabowo Subianto.
“Kau merusak saya punya pidato saja ini,” kata Bahlil ke ajudannya.
“Ini baru ya? Bisa enggak jam 13.15 WIB? Kita baru mau pidato, hilang pikiran gara-gara dipanggil Presiden. Bos, negosiasi dulu. Kau kan, lobi dulu, lobi lobi lobi. Memulai dari mana lagi? Bingung,” lanjut Bahlil yang disambut tawa para peserta.
Setelah melanjutkan pidatonya beberapa saat, Bahlil kembali memanggil ajudannya. Ia meminta sang ajudan mencoba melobi agar jadwal pertemuannya dengan Presiden Prabowo dapat diundur sekitar 15 menit sehingga dirinya bisa menyelesaikan pidato.
“Tadi ajudan saya bisa nggak lobi ke jam 13.15 itu? Bisa? Nah kalau nggak bisa, saya harus berakhir, tapi kalau bisa masih ada 15 menit,” ujarnya.
Bahlil kemudian kembali memastikan apakah upaya melobi perubahan jadwal tersebut memungkinkan dilakukan.
“Bisa nggak? Saya mohon maaf dipanggil oleh Bapak Presiden jam 13.00. Padahal tadi baru habis rapat,” kata Bahlil.
Bahlil pun tetap melanjutkan sambutannya. Ia masih menyampaikan sejumlah arahan terkait pentingnya penguatan kaderisasi Partai Golkar melalui Akademi Partai Golkar.
Tak lama kemudian, ajudan Bahlil mendatanginya kembali dan menyampaikan gestur yang menunjukkan pertemuan Bahlil dapat diundur.
Bahlil pun berseloroh bahwa kemampuan bernegosiasi merupakan salah satu ciri kader Partai Golkar.
“Bisa? Hah? Oh, tambah lagi kalau gitu. Nah ini, ini, ini ilmu olah Golkar. Biasanya kalau yang lain kan datang harus tepat waktu, kita masih bisa. Nah, inilah ciri daripada kader Partai Golkar dan bukan partai Golkar, negosiasi,” ujarnya yang kembali disambut gelak tawa peserta.





