Lagi, Empat Pekerja di Tolikara Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata

kompas.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAYAPURA, KOMPAS - Empat pekerja di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, tewas ditembak kelompok bersenjata, Minggu (2/8/2026). Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka menyatakan bertanggung jawab atas insiden ini.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel Tri Purwanto mengatakan, insiden itu terjadi di Distrik Woniki, Minggu, sekitar 19.30 WIT. Korbannya adalah pekerja PT Sutan Harauli Jaya (PT SHJ) yang sedang mengerjakan proyek pembuatan jalan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena.

Empat orang tewas adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Barengga adalah orang asli Papua.

”Seluruhnya merupakan pekerja proyek PT SHJ, kecuali Barengga yang merupakan masyarakat setempat,” kata Tri.

Tri menyampaikan, ada pekerja lain saat teror terjadi tapi mereka berhasil melarikan diri menuju Distrik Kanggime. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak perusahaan dan aparat keamanan.

Sebanyak tiga jenazah, lanjut Tri, dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Satu jenazah lainnya masih berada di RSUD Tolikara.

Baca Juga31 Pekerja Jalan Trans Papua Dilaporkan Tewas Ditembak

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom menyampaikan, pihaknya bertanggung jawab atas serangan ini. Serangan itu dilakukan TPNPB-OPM Tolikara pimpinan Terinus Enumbi.

Sebby menyebut, para korban merupakan agen militer Indonesia. Alasan seperti ini berulang kali disampaikan Sebby dalam berbagai aksi teror TPNPB-OPM.

“Seluruh agen intelijen militer pemerintah Indonesia dan orang imigran Indonesia yang berprofesi sebagai sebagai tukang ojek, tukang bangunan, tenaga kesehatan, guru-guru dan PNS segera hentikan aktivitasnya di wilayah operasi TPNPB di Tolikara,” ucap Sebby.

Baca JugaRapuhnya Nyawa Orang Papua di Tengah Konflik yang Terus ”Dirawat”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meutya Hafid: Rekam Orang Tanpa Izin Langgar UU PDP
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Sulsel Deflasi 0,18 Persen Juli 2026, Harga Pangan Pemicu
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Trump Sebut Perundingan dengan Iran Dimulai Senin Usai Serangan Besar Batal
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Perbedaan Matcha dan Green Tea
• 10 menit lalubeautynesia.id
thumb
Gempa Dangkal Guncang Blitar Hari Ini, Cek Magnitudonya
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.