Pantau - TNI Angkatan Udara (AU) memperkuat hubungan dengan Angkatan Udara Kamboja atau Cambodian Air Force (CAF) melalui sejumlah kesepakatan kerja sama militer yang dicapai dalam kegiatan 4th Air Working Group (AWG) TNI AU–CAF 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 28–31 Juli 2026.
Pertemuan tersebut dihadiri delegasi TNI AU yang dipimpin Asisten Operasi KSAU Marsda TNI Suliono serta delegasi CAF yang dipimpin Deputy Chief of Staff CAF Major General Chhim Soch selaku Co-Chairman.
Kerja Sama Pendidikan MiliterSalah satu hasil utama yang disepakati adalah kerja sama pendidikan militer bagi perwira kedua angkatan udara.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, "Salah satu hasil yang disepakati adalah kerja sama pendidikan militer melalui penyediaan masing-masing satu alokasi bagi perwira CAF untuk mengikuti Kursus Sekolah Komando Kesatuan TNI AU (Sekkau) dan Sekolah Staf dan Komando TNI AU (Seskoau) di Indonesia pada 2028."
Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2028 dengan masing-masing pihak menyediakan satu alokasi bagi perwira CAF untuk mengikuti pendidikan di Indonesia.
I Nyoman Suadnyana menjelaskan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis TNI AU untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertahanan.
Perkuat SDM dan Hubungan BilateralKerja sama tersebut berlangsung secara timbal balik sehingga perwira TNI AU juga memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan militer di Kamboja.
Selain pendidikan militer, kedua pihak turut menyepakati sejumlah bentuk kerja sama lain yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM.
TNI AU berharap kerja sama tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM TNI AU dan CAF sekaligus semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kamboja.




