Jakarta (ANTARA) – Ribuan calon mahasiswa bersama keluarga memadati rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru BINUS University yang meliputi konsultasi, seleksi, hingga pendampingan informasi mengenai program studi dan peluang pendidikan yang ditawarkan kampus tersebut.
Tingginya antusiasme masyarakat disebut turut didorong oleh program beasiswa BINUS University yang memberikan bantuan pendidikan hingga 100 persen. Program tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap penerimaan mahasiswa baru menunjukkan semakin besarnya kebutuhan akan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan relevan dengan perkembangan masa depan.
"Kami melihat semakin banyak generasi muda yang memiliki aspirasi besar untuk berkembang di tingkat global. Melalui program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas agar mereka dapat belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan," ujar Nelly.
Menurut BINUS University, tingginya minat masyarakat juga mencerminkan meningkatnya kesadaran calon mahasiswa dan orang tua dalam memilih perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan mampu memberikan pengalaman pembelajaran berstandar internasional.
BINUS University menyebutkan saat ini menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027. Selain itu, lebih dari 95 persen mahasiswa BINUS atau BINUSIAN diklaim telah memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran pelajar, kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, maupun keterlibatan dalam program industri global.
Untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, BINUS University juga mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan transformasi digital, serta memperluas kolaborasi dengan dunia industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Memasuki usia ke-45, BINUS University menyatakan akan terus memperluas akses pendidikan berkualitas serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing di tingkat global.
Tingginya antusiasme masyarakat disebut turut didorong oleh program beasiswa BINUS University yang memberikan bantuan pendidikan hingga 100 persen. Program tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap penerimaan mahasiswa baru menunjukkan semakin besarnya kebutuhan akan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan relevan dengan perkembangan masa depan.
"Kami melihat semakin banyak generasi muda yang memiliki aspirasi besar untuk berkembang di tingkat global. Melalui program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas agar mereka dapat belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan," ujar Nelly.
Menurut BINUS University, tingginya minat masyarakat juga mencerminkan meningkatnya kesadaran calon mahasiswa dan orang tua dalam memilih perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan mampu memberikan pengalaman pembelajaran berstandar internasional.
BINUS University menyebutkan saat ini menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027. Selain itu, lebih dari 95 persen mahasiswa BINUS atau BINUSIAN diklaim telah memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran pelajar, kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, maupun keterlibatan dalam program industri global.
Untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, BINUS University juga mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan transformasi digital, serta memperluas kolaborasi dengan dunia industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Memasuki usia ke-45, BINUS University menyatakan akan terus memperluas akses pendidikan berkualitas serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing di tingkat global.





