DEPOK, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mengungkap penyebab trotoar ambles di Jalan Raya Sawangan, karena tanah longsor.
Panjang titik longsor mencapai sekitar 60 meter dengan tinggi mencapai 3 meter.
Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro menyebabkan longsor menyebabkan material turap menutupi aliran Kali Cabang Tengah sehingga perlu segera ditangani agar tidak menghambat saluran.
Baca juga: Warga Keluhkan Trotoar Ambles di Depok, Mengaku Kerap Tersenggol Kendaraan
Saat ini DPUPR Kota Depok tengah menyelesaikan tahapan administrasi agar perbaikan trotoar dapat segera dimulai pada Agustus 2026.
"Mudah-mudahan progresnya berjalan sesuai rencana dan perbaikan bisa segera kami lakukan. Kami mohon warga bersabar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Yodi menjelaskan, trotoar tersebut akan diperbaiki dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar.
Sumber anggaran berasal dari pos Biaya Tak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok.
"Perbaikan trotoar yang longsor dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 menggunakan dana BTT lebih dari Rp 1 miliar," kata dia.
Baca juga: Trotoar Rp 9,7 Miliar di Sawangan Depok Ambles, Pemkot Perbaiki Agustus dengan Dana Rp 1 Miliar
Adapun trotoar ini merupakan bagian dari proyek penataan Kali Cabang Tengah yang dikerjakan pada 2023 untuk tahap pertama dan Februari 2025 untuk tahap kedua, dengan total anggaran Rp 9,7 miliar.
Kendati demikian, Yodi tidak mengungkapkan lebih lanjut kapan tepatnya longsor terjadi.
Namun berdasarkan penuturan warga kawasan tersebut, kerusakan trotoar terjadi secara bertahap sejak sekitar dua bulan lalu.
Pelajar kelas XI SMA, Fadli (17), mengatakan awalnya hanya muncul retakan kecil pada trotoar sekitar Juni lalu.
Namun pada Juli, kerusakan terus meluas hingga mencapai area pohon di sisi dan akhirnya menyebabkan trotoar ambles.
"Jadi awal-awal itu dikit dulu. Nah, lama-lama itu nanti jadi pohonnya itu merembet. Terus ya sudah cuma dikasih terpal saja. Sebenarnya, awalnya pohonnya itu tidak kena," ungkap Fadli kepada Kompas.com di lokasi, Senin.
Baca juga: Penampakan Trotoar Ambles di Jalan Raya Sawangan Depok, Dibiarkan Rusak 3 Bulan
Hal ini juga diungkapkan oleh Arif (23 tahun), pegawai toko di seberang trotoar.
Dia bilang, trotoar ambles sejak Juni dan hingga kini belum ada perbaikan yang berarti.
"Ya itu cuma pasang terpal. Setelah kejadian langsung ada orang yang pasang (pengamanan)," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




