Vin Diesel Sebut Naskah Fast Forever Terbaik, Jadi Penutup Saga Fast and Furious

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Aktor Vin Diesel membagikan kabar terbaru mengenai film ke-11 sekaligus penutup saga Fast and Furious. Melalui unggahan di Instagram, Diesel mengaku baru saja menyelesaikan membaca naskah film bertajuk Fast Forever dan menyebutnya sebagai naskah terbaik yang pernah ia baca dalam beberapa dekade terakhir.

Pemeran Dominic Toretto itu bahkan mengaku masih terbawa emosi setelah membaca naskah karya penulis Michael Lesslie tersebut.

"Saya baru saja membaca naskah Fast Forever karya Michael Lesslie. Ini adalah naskah terbaik yang saya baca dalam beberapa dekade. Saya masih menangis," tulis Diesel di akun Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut disertai trailer perilisan ulang film pertama The Fast and the Furious yang akan kembali tayang di beberapa bioskop pada 21 Agustus 2026 dalam rangka peringatan 25 tahun sejak film itu pertama kali dirilis.

Jadi Film Penutup Fast and Furious

Fast Forever akan menjadi kelanjutan dari Fast X yang dirilis pada 2023 dan kembali disutradarai Louis Leterrier. Awalnya sekuel tersebut dijadwalkan tayang pada 2025, namun kemudian mengalami penundaan hingga akhirnya dijadwalkan rilis pada 17 Maret 2028 oleh Universal Pictures.

Film sebelumnya menghadirkan deretan bintang lama seperti Michelle Rodriguez, Tyrese Gibson, Ludacris, Jordana Brewster, Sung Kang, Jason Statham, John Cena, Helen Mirren, Charlize Theron, hingga Jason Momoa, Brie Larson, dan Alan Ritchson.

Vin Diesel sendiri telah memastikan sejak awal 2024 bahwa film ke-11 ini akan menjadi akhir perjalanan saga utama Fast & Furious.

Kembali ke Akar Street Racing

Pada ajang FuelFest tahun lalu, Diesel sempat mengungkapkan bahwa film terakhir akan membawa cerita kembali ke identitas awalnya. Menurutnya, Fast Forever akan kembali menonjolkan budaya otomotif dan balap jalanan yang menjadi ciri khas film pertama sebelum cerita berkembang menjadi aksi berskala global.

Tak hanya itu, Diesel juga sempat memberi isyarat bahwa film penutup akan menghadirkan reuni emosional antara Dominic Toretto dan Brian O'Conner, karakter yang diperankan Paul Walker.

Walker meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada 30 November 2013 saat proses produksi Furious 7. Untuk menyelesaikan film tersebut, tim produksi menggunakan teknologi CGI, rekaman arsip, serta bantuan dua saudara Paul, Caleb dan Cody Walker, sebagai pemeran pengganti.

Sejak debut melalui The Fast and the Furious pada 2001, seri Fast & Furious berkembang menjadi salah satu waralaba aksi terbesar di dunia. Film pertamanya berfokus pada budaya balap liar di Los Angeles dengan kisah polisi muda Brian O'Conner yang menyusup ke kelompok pembalap jalanan pimpinan Dominic Toretto.

Kesuksesan film tersebut melahirkan sejumlah sekuel yang memperluas cerita dari balap jalanan menjadi misi-misi berisiko tinggi di berbagai negara, lengkap dengan aksi spektakuler dan tema kuat tentang keluarga.

Hingga saat ini, seluruh film dalam franchise Fast & Furious telah meraup pendapatan lebih dari 7 miliar dolar AS di box office global. Popularitasnya juga terus berkembang ke berbagai proyek turunan, termasuk serial televisi yang tengah dikembangkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hamas Tuduh Israel Sengaja Ingin Gagalkan Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PM Anutin Persilakan Prabowo Berkunjung Kapan Saja ke Thailand
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Peristiwa 3 Agustus: Berakhirnya Perang Padri hingga Petinggi PLO Dibunuh Agen Mossad di Paris
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Investasi Nambah, Produksi PLTP Sarulla Diminta Naik Sesuai Kapasitas
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.